ANGKA KRIMINALITAS PALU MENINGKAT

REPORTER: FIRMANSYAH

Palu,- Provinsi Sulteng, khususnya Kota Palu terhitung pada 2017 rawan kejahatan atau diibaratkan darurat kriminalitas. Bagaimana tidak, hampir di setiap media massa baik itu dari media cetak maupun elektronik serta media sosial, saban harinya menampilkan aksi kriminalitas yang menjadi trend topik atau head line beritanya. 

Untuk kasus Curanmor dalam kurun,waktu pada bulan Januari hingga Juli 13 orang pelaku diciduk dengan 17 unit kendaraan roda dua dari 37 titik kejahatan yang berada di kota Palu, kasus pembobolan terhitung beberapa kasus, seperti pembobolan kampus STKIJ Palu, Gudang Class Mild, PT. Bala Korfit dan Diva yang dibobol dalam waktu bersamaan Kamis (27/7/2017), CNE Cabang Palu yang mengalami kerugian sekitar 41 juta lebih, aksi begal yang dialami Wahyu Indra (22 thn) jalan Ahmad Yani, pembunuhan PSK (15/8/2017) di lokalisasi Tondo Kiri. Dari data yang dihimpun Kejati Sulteng pada Januari-Juli kasus penyalahgunaan narkotika sebanyak 316 kasus yang disidangkan. Kasus pencurian 141 kasus. Pengguna Narkoba di Sulteng tercatat 800 'lebih kasus yang dihimpun dari BNN Sulteng pada tahun ini.

Belum lagi baru-baru ini atau tepatnya Rabu (23/8/2017) ditangkapnya seorang pembuat Senpi rakitan beserta 6 pucuk senjata hasil "kerajinan tanganya"  beserta alat-alat perlengkapan produksinya yang disinyalir sudah beredar di tanah Kaili. Hal ini jelas menambah perspektif buruk bagi Kota Palu saat ini.

Praktisi hukum dan Ketua Paradi Palu Abd. Rahman Kasim menyatakan terkait tingginya angka kriminalitas di Palu saat ini disebabkan karena tingginya angka pengangguran dan kurangnya lapangan pekerjaan di Kota Palu. Dia berharap kepada pemerintah Provinsi dan Kota agar membuka lapangan pejerjaan serta berharap kepada semua pengusaha agar berpartisipasi dalam merekrut pemuda-pemudi untuk dipekerjakan pada perusahaan yang mereka kelola.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulteng mengatakan bahwa pihak aparat terutama Polri akan berupaya untuk meminilisir angka kejahatan yang meningkat di Kota Palu saat ini dngan mengadakan penggerbekan sarang-sarang atau tempat rawan terjadinya aksi kriminalitas, salah satunya mengadakan penggerbekan sarang Narkoba. Corong Polda tersebut juga menghimbau agar masyarakat berperan aktif dan membantu pihak kepolisian dengan memberikan informasi bila terjadi aksi kriminalitas di lingkungan mereka. **

Share on Google Plus

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN