Eki Masih Ketua Dekot?

reportase/sumber lain: andono wibisono/antarasulteng.com 

Palu,- POLEMIK Siapa sebenarnya Ketua dewan kota beberapa pekan ini mulai terjawab. Apakah proses pergantian ketua dewan kota sudah berpindah dari kader Partai Golkar atau belum pun mulai terkuak. 

Versi lain menyebut bahwa Ketua Dekot Palu sudah berpindah dari Iqbal Andi Magga ke Ishak Cae sesuai dengan ketentuan partai tertinggi yaitu DPP Partai Golkar. Sedang versi kedua menyebut, hingga kini belum ada SK gubernur tentang ketua Dekot Palu dan hingga kini Mahkamah partai masih menunda proses pergantian. 

Iqbal Andi Magga yang dihubungi via telpon dan SMS enggan menjawab. Sementara Ishak Cae yang coba dikonfirmasi di gedung Dekot pun kemarin (16/08/2017) tidak tampak. ‘’Belum saya lihat beliau (Ishak Cae.red). biasa sudah ada,’’ ujar salah satu anggota Dekot pada Kaili Post.

Sementara itu, seperti yang dikutip dari antarasulteng.com menyebut bahwa Mahkamah Partai Golongan Karya menunda proses pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu Mohammad Iqbal Andi Magga kepada Ishak Cae.

"Mahkamah Partai Golkar telah memproses permohonan Ketua DPRD PaluMohammad Iqbal Andi Magga, yang dengan menangguhkan seluruh proses di tingkat DPW Golkar Sulteng dan DPD Golkar Kota Palu," ungkap Pengacara Mohammad Iqbal Andi Magga, Arief Suleman di Palu, Rabu.

Arif mengatakan Mahkamah Partai telah mengeluarkan surat yang ditujukan kepada DPD Golkar Sulteng dan DPD II Golkar Kota Palu untuk penangguhan proses pergantian Ketua DPRD dari Mohammad Iqbal Andi Magga kepada Ishak Cae.

Hal itu karena, kata dia, Mahkamah Partai Golkar sedang memproses sengketa SK DPP Nomor : 1118/Golkar/V/2017 tentang pergantian Ketua DPRD Palu dari Mohammad Iqbal Andi Magga kepada Ishak Cae.

"Surat tersebut masih menjadi objek sengketa di Mahkamah Partai Golkar. Surat ini berlaku secara internal Partai Golkar. Saya belum melihat suratnya, namun surat itu ada di tangan Mohammad Iqbal Andi Magga," katanya.

Ia mengaku belum melihat surat yang dikeluarkan oleh Mahkamah Partai Golkar. Namun demikian surat tersebut kemungkinan akan digunakan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam gugatan Ketua DPRD Mohammad Iqbal Andi Magga di Pengadilan Negeri Palu.

"Surat ini tidak akan menjadi alat bukti. Namun hanya akan menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses hukum atas gugatan Ketua DPRD Palu Mohammad Iqbal Andi Magga di Pengadilan Negeri Palu," terangnya.

Sebelumnya Arief Sulaeman,memohon kepada Gubernur Sulteng Longki Djanggola agar menunda proses administrasi penggantian kliennya sebagai ketua lembaga legislatif tersebut.

"Kami telah bermohon kepada gubernur untuk menunda proses administrasi penggantian Mohammad Iqbal Andi Magga sebagai Ketua DPRD Palu selama proses hukum belum selesai," katanya.

Arief mengaku telah mengirim surat kepada Gubernur Longki Djanggola dan Wali Kota Palu Hidayat termasuk pimpinan dan Sekretariat DPRD Palu pada Jumat (4/8) untuk tidak memproses penggantian politisi Partai Golongan Karya tersebut.

Pertimbangan atas permohonan penundaan proses administrasi, kata dia, karena Ketua DPRD Mohammad Iqbal Andi Magga sedang menggugat SK DPP Partai Golkar Nomor B-1118/Golkar/V/2017 tentang pergantian Ketua DPRD Kota Palu dari Mohammad Iqbal Andi Magga kepada Ishak Cae di Pengadilan Negeri Palu. **

Share on Google Plus

About kailipost

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
loading...

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN