Longki Minta KPK Masuk Sulteng

SUMBER/DISARIKAN: HUMAS PEMPROV/ANDONO WIBISONO

Palu,- ADA Yang menarik sekaitan dengan kegiatan pelaksanaan Koordinasi dan Supervisi pencegahan korupsi yang diselenggarakan pemprov dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Sulteng. Menurut Ketua KPK Alexander Marwata, kegiatan dimaksud tidak lain atas permintaan langsung Gubernur Longki Djanggola ke KPK. ‘’Karena permintaan khusus, ya kita (KPK) masuk Sulteng,’’ ujar Alex saat memberikan sambutan kemarin (03/08/2017) di Pogombo. 

Kegiatan itu dihadiri langsung Gubernur Longki Djanggola, bupati/walikota, Ketua DPRD propinsi/kab,kota, jajaran Kajati, jajaran Kapolda. Seluruh Muspida menandatangani komitmen dan rencana aksi pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi. Turut hadir, Inspektur Kemendagri wilayah III Astari Rizal, Deputi Pengasawan BPKP Gatot, Mewakili LKPP Aris Supriato, seluruh Unsur Forkopinda propinsi. 

Pada Kesempatan itu, Mendagri mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang dilakukan KPK dengan Pemprov Sulteng. Saat ini juga Kemendagri bekerja sama dengan KPK meningkatkan supervisi pencegahan dan penindakan selanjutnya dalam sambutan mendagri menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sangat tinggi kepada KPK atas niat baiknya untuk menata tata kelola pemerintahan ke arah yang lebih baik dan akuntabel.


Selanjutnya Mendagri mengharapkan kepada daerah dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan dapat konsisten melaksanakan, pertama; konsistensi Perencanaan anggaran dan Penganggaran, Dua; pengesahan APBD tepat waktu dan pro rakyat, ketiga; standar pelayanan pemerintahan  dan Keempat; laporan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel dan harus WTP. 

Gubernur Longki Djanggola mengucapkan terima kasih atas kehadiran pimpinan KPK RI, Kepala BPKP dan pejabat dari Kemendagri serta para peserta lainnya. Penyelenggaraan kegiatan rapat koordinasi serta penandatanganan komitmen dan rencana aksi pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi, ‘’Semoga apa yang kita lakukan hari ini akan membawa Provinsi Sulawesi Tengah menuju wilayah yang bebas dari korupsi.’’ Ujar gubernur.


Korupsi di indonesia masih menjadi masalah yang sangat serius, berbagai langkah penting telah dilakukan selama lebih dari satu dekade, sejak Indonesia mengalami transisi menuju negara yang demokratis. pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), merupakan salah satu tiang utama digelarnya keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi. 

Selanjutnya Ketua KPK yang diwakili Wakil Ketua KPK bidang Pengawasan Alexander Marwata, menyampaikan Apresiasi atas Prestasi Gubernur yang mendapat penghargaan atas Inovasi Pelayanan terbaik kepada masyarakat. Alexander menyampaikan bahwa peristiwa OTT yang dilakukan KPK adalah tragedi yang menyedihkan dan tidak dikehendaki. 

Selanjutnya saat ini dengan banyaknya penyelewengan Dana Desa, maka saat ini sementara dikaji regulasi tentang kemudahan pemberhentian kepala Desa yang telah terbukti atas pemeriksaan merugikan keuangan negara. ** 

Share on Google Plus

About kailipost

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
loading...

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN