BNN Palu Terus Fight Peredaran Narkoba

FOTO : ILUSTRASI
Reporter: Ikhsan Madjido

KAILIPOST.COM,- KOTA PALU- KASUS NARKOTIKA Dan obat berbahaya (Narkoba) merupakan isu seksi. Sebagai contoh kasus, jika harga gula pasir saat ini Rp15 ribu perkilo dibandingkan dengan Shabu harganya kisaran Rp2 miliar perkilo, belum lagi kurir dibayar 100 ribu perorang, maka bisa dihitung berapa keuntungan pengedar sabu ataupun oknum bandar yang menjalankan bisnis garam china (Shabu-shabu) tersebut, meskipun dampak yang ditimbulkan merusak generasi bangsa.

Mengingat dampak negatif tersebut, Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Palu berkomitmen terus memerangi dan memberantas peredaran Narkoba terutama di “Zona Merah” yaitu di zona Kecamatan Tatanga khususnya di Kelurahan Tavanjuka, Anoa dan Kayumalue.

“Sejak 2017 hingga 2018 progress peredaran Narkoba makin meningkat terutama di wilayah yang menjadi “ Zona Merah” tersebut. 

BACA SELENGKAPNYA DI HARIAN KAILI POST...!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN