DPRD Kutai ‘Tende’ PAD Palu

Reporter : Firmansyah

KAILIPOST.COM,- KOTA PALU- DIBANDINGKAN Dengan Kota Palu, PAD Kutai Kartanegara masih bergantung dengan Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minyak dan gas (migas) daerah. “Sedangkan Kota Palu murni dari hasil pajak,” ungkap anggota Komisi II DPRD Kutai Kartanegara Abdul Kadir usai sharing bersama anggota DPRD Palu, Kamis (12/4/2018). 

Meskipun angka APBD Kutai Kartanegara sangat tinggi dibanding daerah lain, yaitu berkisar Rp4 trilliun rupiah lebih pertahun. Sementara untuk Kota Palu sendiri hanya berjumlah Rp1 trilliun lebih. Namun jika dibahagi dengan luas kawasan wilayah, Palu jauh lebih maksimal dalam pendapatan asli daerahnya. Kutai luas daerahnya sebanyak 27.346.000 meter persegi,  dengan jumlah penduduk 800.000 jiwa, terdiri dari Delapan belas Kecamatan. “Sedangkan Palu hanya seluas Tiga Ribu lebih meter persegi” katanya. 

BACA SELENGKAPNYA DI HARIAN KAILI POST...!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
loading...
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN