Soal UNBK, Kadis Dikjar Bantah Dekot

FOTO : Ist
Reporter : Firmansyah

KAILIPOST.COM,- KOTA PALU- KEPALA Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Palu, Ansyar Sutiadi membantah bahwa 11 SMPN di Kota Palu belum melakukan ujian nasioanl berbasis sekolah (UNBK) terhambatnya pengadaan komputer. ‘’Tidak ada hubungannya dengan komputer. Itu hanya soal kesiapan ruangan dan sekolah melaksanakan UNBK,’’ tulisnya pada konfirmasi elektronik WhatApps kemarin (24/04/2018). Menurutnya, pembagian komputer hanya diprioritaskan pada SMPN yang siap melaksanakan UNBK. Sedangkan yang tidak siap, ya tidak memperoleh komputer. 

‘’Jadi tidak benar ada keterlambatan pembagian komputer mengganggu UNBK di Palu,’’ tandasnya.

11 sekolah itu adalah SMPN 3 Palu, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 8, SMPN 10, SMPN 13, SMPN 14, SMPN 18, SMPN 20 dan SMPN Satu Atap. Untuk SMP swasta sebanyak 17 SMP seperti SMP Alkhairat 1, Muhamadiyah 1, PGRI 3, IT Qurattayun, IT Persis, IT Alfahmy, Swadaya, GKST, GPID, Berdikari, Otak Kanan, Islamic School, KB Mamboro, Adven, PGRI II, Amaliah, Ganaliel dan SMP PGRI 2.

BACA SELENGKAPNYA DI HARIAN KAILI POST...!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN