Di Antara Limbah Dan Rindu Kampung Halaman

Reportase : Firmansyah
USIANYA Bak senja matahari di sore hari. Tapi, ada kekuatan yang dalam dalam siluit senja sore hari. Itulah yang terpancar dari Suratman, lelaki tua  75 tahun itu. Ia seakan tak mau menyerah dengan kejamnya dunia ini. Berikut reportase kaili post pekan ini. 
KAILIPOST.COM,- KOTA PALU- BAPAK Enam orang anak dan sembilan cucu itu keseharianya bergelut dengan ban bekas dan benda tajam. Dari ukiran tangannya yang mulai mengeriput, ia membuat pot bunga dari limbah ban bekas. Entah sudah beberapa ratus atau ribu pot hasil buah karya tangan kurus itu selama ini. Ia pun mengaku tak menghitung lagi goresan goresan sajam di anggota tubuhnya ketika mengukir ban bekas. 

Berbekal golok, arit dan belati yang sangat tajam, tangan rapuhnya mulai mempreteli satu demi satu ban tidak layak pakai. Mulai dari ukuran kecil hingga ban ukuran mobil kontainer, tidak luput dari inspirasinya demi mendapatkan pundi-pundi rupiah. Perawakanya kecil, namun semangat hidupnya melebihi persepsi orang yang lalu lalang di "sanggar" tempatnya bekerja. 

BACA SELENGKAPNYA DI HARIAN KAILI POST...!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN