Kelurahan Inovatif Mulai Digalakkan

Reporter : Firmansyah

WALI KOTA Hidayat menegaskan bahwa tahun ini program kemandirian masyarakat melalui kelurahan inovatif sesuai dengan misi Pemkot akan menjadi prioritas dan digalakkan. 2017 lalu ada 23 kelompok industri kecil dibentuk di 20 kelurahan. Demikian diungkapkannya dihadapan mahasiswa Fakultas Tehnik Universitas Tadulako, Selasa (8/5/2018) di ruanganya.

Dalam penjabaranya, Wali Kota mengatakan bahwa beberapa program dari Pemkot seperti mendorong kemandirian ekonomi kerakyatan, melalui kelurahan inovasi. Dimana di tahun 2017, melalui APBD membentuk 23 kelompok industri kecil menengah di 20 kelurahan se Kota Palu. Hal tersebut menurutnya untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada di kelurahan masing-masing. Dengan memproduksi beberapa kerajinan yang bisa dipasarkan di dalam dan luar daerah.

Beberapa produk lokal tersebut, kata Hidayat sudah terproduksi di kelurahan-kelurahan. Seperti pembuatan alat musik tradisional di Tatura, pengrajin Batik Bomba di Kelurahan Baiya, kerajinan rotan di Kelurahan Kayu Malue, kerajinan bambu di Kelurahan Tatura Utara dan Silae dalam hal pembuatan tusuk gigi serta sate, kerajinan pembuatan tas dari daun selar dan hiasan dari batok kelapa yang ada di Kelurahan Lambara, pembuatan pakan unggas di Kelurahan Panau dan Pengawu, pembuatan batu alam di Kelurahan Donggala Kodi, Balaroa serta Kabonena, rekondisi sampah plastik menjadi barang ekonimis di Kelurahan Tondo.

Program tersebut sudah berjalan, bahkan beberapa produknya sudah dipasarkan di dalam maupun di luar daerah. Ia sangat berharap kepada para industrial kecil selalu berinovasi mencari desaign maupun bentuk produk yang baik untuk pemasaranya, " ungkapnya.

Baca Selengkapnya di Harian Kaili Post !!!

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN