Pengelolaan LH Tidak Maksimal

Reporter/Donggala : Zubair
Foto : ilustrasi
PENGELOLAAN Lingkungan Hidup (LH) di Kabupaten Donggala khususnya di Kota Donggala belum maksimal. Demikian dikatakan anggota Pansus LKPj Syafarudin K. Menurutnya, dari postur anggaran yang dialokasikan di BLHD sebesar  Rp9 miliar tahun 2017, belum memberikan dampak dan asas manfaat bagi publik. Ungkapan Syarifudin disampaikannya di sela-sela paripurna penyampaian laporan Pansus I LKPj Rabu kemarin.

Sehingga, jika asumsi anggaran tersebut tidak simetris dengan kinerja OPD yang menangani masalah sampah di Donggala yang tidak tertangani dengan maksimal, bermuara lahirnya keluhan masyarakat. Ini menurut Sape tidak rasional, besar anggaran namun tidak maksimal bekerja. Catatan ini mungkin lanjut dia terbaikan untuk dimasukan dalam rekomendasi pansus.

Sebelumnya, warga Banawa mengeluhkan penanganan sampah ditempat tempat penampungan sementara. Sementara aksi sosial sari aparat Kepolisian Polres Donggala, melakukan kerja bakti membersihkan sampah yang masih berada di tps di kota Banawa. Alasan anggaran, penyebab menumpuknya sampah di TPS dan tidak tertangani.**

Baca Selengkapnya di Harian Kaili Post  !!!


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN