Perceraian di Palu Masih Tinggi, Selingkuh Penyebab Perceraian

Reporter : Iksan Madjido
MENGIRINGI Tren pernikahan menjelang Ramadhan, angka perceraian di Kota Palu cenderung masih tinggi. Beragam faktor mendorong putusnya sebuah hubungan keluarga. Di kota kaledo ini, cekcok dan perselingkuhan dalam keluarga menjadi faktor penyebab yang paling kuat untuk mengandaskan bahtera rumah tangga.

Fakta ini diungkapkan Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kelas IA Palu, Hj Rahidah Said, Senin (14/5/2018) saat dikonfirmasi Kaili Post. Dibeberkannya, rata-rata pihak yang memilih bercerai masih berada dalam usia produktif. Artinya, setiap bulannya lahir banyak janda dan duda muda di Kota Palu.

Mengacu pada data Pengadilan Agama setiap bulannya rata-rata ada 60 pasangan yang diputuskan gugatan cerainya. Setidaknya, dalam laporan kasus perceraian tercatat ada 13 faktor penyebab yang mendorong terjadinya perceraian ini. Di antaranya, faktor perzinahan, terjeratnya salah satu pasangan dalam perkara hukum, suami mabuk-mabukan, mengonsumsi narkotika, poligami, cacat badan, dan perjudian. Namun, terjadinya perceraian dikarenakan tujuh faktor ini masih belum banyak terjadi.

Baca Selengkapnya di Harian Kaili Post !!!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
loading...
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN