Perda PKL Dendanya Maksimal Rp5 Juta

Foto/Reporter: src/Firmansyah

GUNA Memberikan efek jera kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang kerap tidak mengindahkan peraturan daerah (Perda), terkait lokasi berjualan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkot Trisno, memberikan peringatan soal denda bagi pelanggar. Denda sebagai sanksi yaitu dari Rp500 ribu hingga Rp5 juta.

Pernyataan Trisno itu diungkapkan usai menghadiri rapat Baperda di kantor DPRD Palu (28/5/2018) lalu. ‘’Dulu penerapan dendanya sebesar lima puluh ribu rupiah, hingga lima puluh juta rupiah. Tapi hal itu tidak efektif dalam memberikan efek jera. Olehnya kami menerapkan sistim denda terbaru. Yaitu senilai lima ratus ribu hingga lima juta rupiah, " ungkapnya.

Soal lemahnya penegakan Perda, Trisno berharap Dekot sebagai pembuat peraturan, untuk dapat merevisi tenggang waktu tentang lamanya vonis yang diberikan kepada PKL. Masa sebelumnya rata-rata putusan pengadilan hingga enam bulan. Hal tersebut menurutnya sangat lama bagi PKL.

Baca selengkapnya di Harian Kaili Post !!!
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN