Sejumlah Proyek Telah ‘Bertuan’ di Donggala?



Reporter/Donggala/Foto : Zubair/Ist
DUGAAN Jual beli proyek di Kabupaten Donggala makin menambah daftar citra buruk kabupaten tertua di Sulawesi Tengah itu. dugaan itu terjadi di sejumlah OPD. Fakta itu didukung dengan keluhan sejumlah rekanan (pihak ketiga) yang akan berniat menjadi penyedia jasa di sejumlah OPD. Bahkan, sejumlah paket penunjukkan langsung (PL) saja yang nilainya di bawah Rp200 juta semua nyaris telah bertuan, alias sudah ada yang akan kerja.

Salah seorang kontraktor yang minta namanya dirahasiakan mengaku semua proyek yang ada di dinas milik tim. ‘’Tim mana! Timposu barangkali. Ini yang menurut saya sudah di luar sistem, dan membuat keresahan," ujarnya. Dia bahkan berani menyatakan bahwa jauh api dengan panggangnya saat kepemimpinan masih dijabat Habir Ponulele. Kontraktor nyaman karena tidak ada penekanan. Tidak ada pula yang terlalu jauh mencatut nama bupati dalam setiap proyek.

Mencuat pula adanya dugaan permintaan 5 persen, dari pihak kontraktor. Dan jika tidak dipenuhi ancamannya panitia tak akan menandatangani kontrak. Menanggapi hal ini, sejumlah pihak menyoal adanya perilaku yang tidak mencerminkan pemerintahan yang bersih. Dugaan adanya jual beli paket, bahkan ditengarai dikuasai oknum oknum tertentu. Bahkan mengaku Tim Sukses salah satu Paslon di Pilkada 2018. 
Pemerhati kebijakan pemerintah, Badrudin Ya'kub Rabu kemarin. Dia meminta pihak pihak yang berwenang segera melakukan penyelidikan atas dugaan adanya jual beli paket dan permintaan fee lima persen.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN