Teror Bom Tiga Gereja di Surabaya, Palu dan Poso Siaga Satu

Sumber : Istimewa

Reporter : Ishak Hakim / Yohanes Clemens
PELEDAKAN Bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur yang dilakukan pelaku terorisme membuat kepolisian Polresta Palu dan Polres Poso, Sulawesi Tengah melaksanakan siaga satu. Hal itu guna meningkatkan kewaspadaan keamanan di Kota Palu dan Kabupaten Poso pasca bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya.

Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto yang dikonfirmasi mengatakan, saat ini pihaknya melaksanakan siaga satu untuk meningkatkan kewaspadaan. Peningkatan kewaspadaan mulai dengan meningkatkan penjagaan keamanan dalam kegiatan ibadah umat beragama.  "Iya yang jelas kami saat ini laksanakan siaga satu sesuai anjuran dari Polda, kami terus meningkatkan keamanan di Poso," ucap Kapolres Bogiek melalui sambungan telpon.

Kapolres Bogiek menambahkan, selain itu pihaknya dalam melakukan peningkatkan keamanan di wilayah hukum Polres Poso, dilakukan sesuai Prosedur Tetap (Protap, meskipun tidak ada penambahan personil dari kepolisian. Bahkan warga yang saat ini berurusan di Polres Poso dilakukan pemeriksaan ketat oleh anggota polisi. Di lokasi Mako Brimob juga penjagaan ketat telah dilaksanakan.

Bogiek menjelaskan, meskipun para pelaku bom bunuh diri di Surabaya tidak termasuk jaringan kelompok MIT di Poso, pihaknya saat ini tetap mewaspadai sisa kelompok MIT yang masih bersembunyi di hutan-hutan Poso.
Kapolres Bogiek juga menyampaikan, pihaknya telah bekerja sama dengan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat di Poso dalam meningkatkan kesiapsiagaan.

Baca Selengkapnya di Harian Kaili Post !!!


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN