Pemudik Jalur Udara Meningkat, Jalur Laut Merosot

Reporter : ikhsan madjido
PEMUDIK Angkutan udara di Bandara SIS Aljufri mengalami peningkatan 10 persen. Aktivitas penumpang di bandara ini setiap harinya berada diangka 2.500 untuk kedatangan dan kepergian. Sementara pemudik di Pelabuhan Pantoloan, rata-rata penumpang kapal untuk keberangkatan hanya 100 orang lebih perhari.

“Penurunan disebabkan karena pemudik lebih memilih moda transportasi lain ketimbang naik kapal laut. Pemudik lebih memilih ke moda angkutan udara,” ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Fahrudin, Selasa (12/6/2018).

Diketahui, Pelni menyiapkan dua Kapal Motor (KM), yaitu KM Labobar dan KM Lambelu. Dua KM berkapasitas ribuan penumpang tersebut melayani tujuan kesejumlah daerah dengan titik pemberangkatan di Pelabuhan Pantoloan.

Untuk pemudik angkutan darat dilayani 96 bus antar kota dalam propinsi (AKDP) dari berbagai PO yang telah di ramp check. “Arus mudik, baik angkutan darat, laut maupun udara dalam kondisi lancar. Terlebih dengan dilaksanakannya mudik gratis yang memberangkatkan 386 pemudik pada Kamis lalu,” katanya.

Mudik gratis itu diyakini mengurangi kepadatan arus mudik. Selain itu dengan ditetapkannya cuti bersama yang cukup panjang dan jauh hari sebelum hari H Lebaran mengurangi penumpukan arus pemudik. “Bersyukur juga karena cuti bersama cukup panjang sebelum Lebaran sehingga tidak secara bersamaan pemudik menuju kampung halaman,” ucapnya.

Fahrudin menambahkan pihaknya juga terus mengawasi tarif angkutan agar tidak membebani masyarakat selaku pemudik. Kenaikan tarif angkutan darat, laut dan udara saat ini menurutnya masih dalam batas kewajaran.**



Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN