5561 Orang Ikuti Tes SMMPTN


Reporter: Yohanes Clemens

SEBANYAK 5561 calon mahasiswa mengikuti tes seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri (SMMPTN) di Kampus Universitas Tadulako (Untad). Dari 556 orang, terbagi dari peserta sosial dan hukum, (Soshum) 3220 orang. Sementara sains dan teknologi (Sainstek) 1975 calon mahasiswa.

Khusus untuk kampus Tondo Untad selebihnya pascasarjana sebanyak 80 orang. Pelaksanaan tesnya akan dilaksanakan Sabtu mendatang. Hal itu dikatakan Ketua Panitia SMMPTN Prof Dr Sutarman Yodho, Selasa, (17/072018) saat penyerahan naskah ujian di lantai satu Gedung Rektorat. Kata Prof Sutarman, kampus dua Morawali untuk Sainteknya sebanyak 24 orang dan Soshumnya sebanyak 77 orang. Sehingga total di kampus Morawali adalah 101 orang.

‘’Sementara kampus dua Tojo Una-una (Touna) Sainteknya berjumlah 36 orang dan Soshumnya sebanyak 61 orang. Maka totalnya 97 orang. Dan untuk Computer Based Test (CBT) yang ada di kampus utama ada sebanyak 87 orang. Maka total seluruhnya sebanyak 5561 orang. Dari jumlah peserta yang ikut tes di kampus utama menggunakan ruangan 272 orang dan jumlah pengawas 572 orang," terangnya.

Di lain kesempatan, Rektor Untad Prof Dr Ir Muhammad Basir Ciyo mengatakan, yang mendaftar di Untad dari SNMPTN, SBMPTN dan saat ini SMMPTN sangat meningkat. Ini adalah suatu perkembangan yang luar biasa di Universitas Tadulako. "Terbukti yang minat kuliah dari tahun ke tahun itu sangat meningkat, ini tentu berkat kebersamaan yang kita bangun selama bertahun-tahun. Sehingga nama Universitas ini menjadi pilihan.

Jika diibaratkan titik-titik wisata, maka kampus ini sudah menjadi destinasi yang begitu diperhitungkan, ini bukan lahir begitu saja melainkan membutuhkan rekayasa sosial yang sungguh luar biasa," ujar Prof Basir.

Olehnya, tambah rektor, perlu dijaga apa yang dilakukan dari awal hingga hari ini sudah memberikan dampak yang sangat baik, termaksud dalam hal-hal seleksi masuk di Untad. Karena itu seleksi hari ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari seleksi SNMPTN dan SBMPTN

‘’Mudah-mudahan tes SMMPTN kali ini bisa menutupi kekurangan kuota untuk semua Prodi, sehingga pada akhir perhitungan nanti tetap sesuai dengan kuota yang diusulkan oleh ketua panitia yakni 9.900 dan merupakan kedua urutan terbesar di Indonesia setelah Universitas Brawijaya yang kurang lebih 11 atau 12 ribu," jelas rektor.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN