Data Lebih, Capil Donggala Akan Koordinasi dengan KPU


Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

MEMASUKI Tahun politik pemilihan legislatif dan presiden 2019 mendatang, Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Donggala berencana bertemu dengan KPUD terkait data pemilih. Hal itu disinggung Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Donggala, Taufik Yotolembah di ruang kerjanya kemarin (19/7/2018).

Menurutnya, pihaknya sudah mendata ada kisaran 14.900.43 lembar yang sudah keluar dan sisa blangko 7.800.43 lembar. Ia mengaku sudah mencetak  dan akan menambah guna mengantisipasi persiapan Pilpres dan Pileg 2019.

‘’14.900.43 lembar akan kita lakukan pencetakan terus dari 2017 dan 2018 ini sampai pada saat pemilihan persiden di bulan April 2019. Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin,’’ ungkap Taufik. Ia menginginkan semua masyarakat khususnya di Kabupaten Donggala sudah mempunyai KTP. Akan tetapi masih ada selisih data sementara (DPS) untuk Pilpres yaitu 2.719. DPS untuk iven politik nasional yang sudah masuk dan sudah tercetak sampai bulan Juni 2018 sebanyak 196.353 lembar.

‘’Inilah yang akan kami mau turung kurang lebih 8 bulan untuk melakukan perekaman kepada masyarakat bagi yang belum sama sekali mempunyai  KTP termasuk pemilih pemula yang terhitung dari sekarang sampai bulan April 2019 nanti. 

Olehnya itu kami akan berkoordinasi dengan KPU terkait data yang selisih 2.000 itu apakah sudah termasuk pemilih pemula atau yang sudah berkeluarga tapi belum cukup usia 17 tahun dan sudah berkeluarga itu wajib pilih,’’ terangnya.

Sebagai kepala dinas Dikcapil, ia sering mendapat sorotan isu terkait data penduduk setiap hajatan demokrasi. Sebenarnya yang menjadi petugas pemilu siapa? tentunya KPU. ‘’Kita di dinas selalu terbuka menyangkut data, termasuk menyandingkan data penduduk Donggala yang memiliki KTP dengan data KPUD,’’ tutup Taufik.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN