Deklarasi #2019GantiPresiden, ‘’Kita Tunggu Putusan Ulama’’

Reporter: Andono Wibisono

INISIATOR Tagar #2019GantiPresiden, DR Mardani Ali Serra, mengingatkan agar para pejuang di Pilpres 2019 yang setuju dengan tagar tersebut untuk tetap mengingat tiga hal. ‘’Soal siapa presidennya, kita menunggu ihtijhad ulama. Yang penting ganti presiden,’’ ujarnya.

Ketiga hal yang dipegang presidium adalah, pertama; Luruskan niat. Kedua; rendah hati dan ketiga; tetap dengan logika akal sehat. ‘’Jangan mudah terpancing dengan bahasa-bahasa kasar, menghina, mengolok-olok. Yang santun dalam berjuang,’’ ujarnya mengingatkan para presidium #2019GantiPresiden di Sulawesi Tengah kemarin (24/07/2018) saat deklarasi di Palu.

Saat ini, seluruh kekuatan partai-partai politik pendukung #2019GantiPresiden terus inten berkomunikasi. Terakhir adalah komunikasi dan taaruf politik dilakukan Gerindra, PKS, PAN, PBB dan Berkarya. ‘’Ikhtiar politik terus dilakukan. Peran kita bagi. Kita masifkan ganti presiden,’’ tandasnya.

Ia mengaku sepulang dari Sidney menghadiri acara yang sama, langsung ke Sulteng. Sebelumnya, ia menghadiri pertemuan antara Komisi II DPR RI dengan Pemprov Sulteng. Sebelum bertolak ke bandara, ia menyempatkan diri menghadiri deklarasi presidium #2019GantiPresiden di Palu Sulteng. Hadir memandu acara salah satu presidium Akbar. ‘’Malaysia, Singapore dan negara lain pun akan mendeklarasikan hal serupa,’’ tandasnya.

PRABOWO – SALIM SEGAF ALDJUFRIE

Menurutnya, ketika ia bertemu dengan Habieb Riziq Shihab (HRS), pernah terlontar bahwa beliau sangat mendukung bila pasangan Prabowo – Salim Segaf Aljufrie. Dukungan itu kini pun menjadi bagian perkembangan pembahasan di parpol parpol oposisi. ‘’Tapi semua menunggu itijhad ulama. Apa yang diputuskan ulama itulah yang terbaik. Kadang orang yang lemah tapi apabila didukung semua akan menjadi kuat. Dan tentunya dengan ridho Allah SWT,’’ tandasnya.

Menanggapi terkait dengan wacana bahwa penting mengedepankan Capres lebih energik, muda untuk mengalahkan Jokowi, Mardani pun sependapat. ‘’Ya nama Mas Anies kan juga masuk. Nama AHY, pak Gatot. Kita mendorong kepemimpinan anak muda lebih baik ke depannya,’’ tandasnya. **
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN