Dekot Lamban Sikapi HGB dan HGU Mantikulore


reporter: Firmansyah

KETUA Komisi C DPRD Palu, Sofyan R Aswin menyesalkan perpanjangan kontrak hak guna bangunan (HGB) dan hak guna usaha (HGU) beberapa perusahaan di wilayah bagian Timur Kecamatan Mantikulore, yaitu Kelurahan Talise dan Tondo oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Bahkan ia juga memprotes lembaganya sendiri yang dinilainya lamban merespon aspirasi masyarakat.

‘’Beberapa bulan yang lalu, fraksi-fraksi telah mengemukakan untuk membentuk Pansus, atau panitia kerja dalam menyikapi hal tersebut. Namun tidak ada realisasinya hingga saat ini, sementara itu kontraknya telah diperpanjang,’’ tandasnya.

Hal itu diungkapkanya dalam rapat Paripurna bersama Pemkot, dengan agenda pendapat akhir Wali Kota, atas rancangan peraturan daerah kota Palu, terkait pertanggung jawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017, Kamis (12/7/2018) di ruang sidang utama Dekot.
Hal itu menurut Sofyan merupakan aspirasi dan pengaduan masyarakat yang ada di Kelurahan Talise dan Tondo. Masyarakat mengungkapkan bahwa telah terjadi perampasan hak mereka oleh perusahaan pengelola lahan tersebut. Karena BPN telah menyampaikan bahwa  tanah itu bukan lagi berstatus terlantar, jika memang itu adalah tanah milik negara, maka dimana lahan hak adat.

‘’Hal ini menjadi polemik yang berkepanjaangan. Seharusnya dalam hal ini dibentuk Pansus untuk nenyikapi hal itu. Sementara telah terjadi perpanjangan kontrak terhadap tanah tersebut, olehnya saya meminta sikap dari anggota dewan lainya terkait hal ini, " jelasnya.

Menanggapi pernyataan tersebut. Ketua DPRD Palu Ishak Cae yang juga sebagai pimpinan sidang mengakui beberapa kali kala itu disepakati untuk membentuk Pokja dalam menyikapi hal itu. Namun menurut Ishak, hingga saat ini belum ada satupun fraksi yang ada di Dekot mengajukan satupun nama anggotanya untuk ditindak lanjuti dalam pembentukan panitia dalam menyelesaikan polemik tersebut.

‘’Memang beberapa waktu pernah ada kesepakatan untuk membentuk panitia kerja untuk menyelesaikan persoalan HGB dan HGU itu. Namun seiring waktu, tidak satupun fraksi yang mengajukan nama anggotanya. Jadi dalam hal ini, fraksilah yang bertanggung jawab, " paparnya.

Sidang Paripurna yang diagendakan dipukul 10.30 wita, kembali molor hingga dimulai pukul 13.00 wita. Dari daftar hadir anggota DPRD Palu sebanyak dua puluh tujuh orang, dengan total tiga puluh lima anggota dan ketua Dekot. Hadir dalam rapat Paripurna tersebut, Wali kota Palu, Hidayat, Sekot Palu Asri, Asiten I Sekda kota Palu Moh Rifani Pakamundi, serta pimpinan OPD Pemkot.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
loading...
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN