Diskominfo: Bandwidth Telah Disalurkan


 
reporter: Firmansyah

KEPALA Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Palu, Ikhsan Hamzah mengaku bahwa proyek pengadaan Bandwidth senila Rp4,1 miliar sebesar 300 Mbp sedang dan sebagian tersalur ke OPD, kecamatan dan kelurahan. Sebelumnya, koran ini menemukan bahwa proyek yang harusnya selesai Februari 2018, ternyata hingga Juli 2018 masih belum selesai.

Pernyataan Ikhsan itu dilontarkan ketika kemarin (25/07/2018) usai membuka Pelatihan Peningkatan SDM Operator Web GIS OPD se-kota Palu, di ruangan Bantaya kantor Wali kota. ‘’Proses penyalurannya sementara berlangsung hingga saat ini. Bukti penyerahanya ke OPD, kelurahan maupun kecamatan sudah ada, dan telah kami serahkan,’’ tuturnya.

Di soal terkait keterlambatan dalam proses pengalokasiannya, Iksan menjelaskan hal tersebut disebabkan karena sebelumnya mereka mencoba melakukan inovasi dengan program E-katalog. Diharapkan untuk mencari jalan terbaik. Sehingga proses pemasanganya di instansi Pemkot belum terealisasikan.

‘’Tidak ada hubungannya kami dengan BTS. Kami hanya menyediakan Bandwidth saja dari Indosat. Untuk pemasangan jaringannya, digratiskan dari pihak Indosat. Artinya kami sudah melakukan sosialisasi dengan mereka tentang pemasangan jaringan. Alhamdulilah kita tidak keluar lagi sepersen uang untuk itu. Istilahnya kita membeli pulsa dari Indosat, mereka yang sediakan hand phone, hanya Indosat yang menjual Bandwidth saat ini, " akunya.

Selanjutnya Iksan juga mengungkapkan dalam hal ini, mereka tidak ingin terkesan tergesa-gesa dalam proyek tersebut. Karena prosesnya bertahap mulai dari pembelian Bandwidth, hingga pemasangan infrastuktur pendukung lainnya.

‘’Memang belum efektif prosesnya, kami membelinya di bulan Januari 2018. Saat ini masih dalam proses pemasangan. Batas akhir proyeknya hingga Desember. Jadi lama realisasi programnya terhitung selama setahun,’’ jelasnya. Dia juga menambahkan ke depannya akan dilakukan pelatihan khusus operator pengoperasian program tersebut di setiap kelurahan yang ada di Palu. Mereka juga akan diberikan sertifikat.

‘’Untuk prospek ke depannya akan digelar pelatihan khusus operator di setiap kelurahan. Pelatihan menginput data. Mereka akan diberikan SK langsung. Dengan harapan tidak akan digantikan oleh pihak lain. Selain itu operatornya bukan dari tenaga honorer, melainkan Aparatur Sipil Negara sendiri, " ungkapnya.

Hal tersebut menurut Iksan merupakan program visi dan misi dari pemerintah kota dalam menjadikan palu berbasis IT. Sebelumnya Wali kota menginstruksikan hal tersebut kepada pihak Telkomsel. Namun menurut Iksan, dirinya akhirnya menghadirkan tim Indosat dalam presentasinya menjelaskan  bahwa untuk pemasangan perangkat jaringanya tanpa dipungut biaya sepeser pun oleh mereka.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN