DPS Palu Juli 223.992 Jiwa



Reporter: Firmansyah

DARI HASIL Rapat Pleno terbuka rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan Pemiliu 2019, KPU bersama parpol serta intansi terkait Pemkot (22/7/2018) di Swiss Bell Hotel, diketahui bahwa daftar pemilih sementara (DPS) masyarakat di delapan kecamatan kota Palu sebanyak 223.992 jiwa.

Daftar calon pemilih sementara kota Palu berdasarkan rekapitulasi oleh petugas Pantarlih di rapat pleno tersebut, antara lain. Untuk kecamatan Palu Utara terdiri dari lima kelurahan, jumlah TPS 61, pemilih laki-laki 7028, wanita 2020 jumlah totalnya sebanyak 14108 jiwa. Kecamatan Tawaeli dengan 5 kelurahan, jumlah TPS 62, pemilih pria 7165, wanita sebanyak 7155, total 14,320 jiwa. Kecamatan Palu Timur jumlah kelurahanya sama seperti kecamatan sebelumnya, TPS 144, laki-laki 12597, wanita 13349 dengan total jumlah 25946 jiwa.

Wilayah Kecamatan Mantikulore memiliki 8 kelurahan, jumlah TPS 209, pemilih pria 22906, wanita 23909, total jumlah 46815. Kecamatan Palu Selatan lima kelurahan, TPS 192, laki-laki berjumlah 21868, wanita 22263, totalnya 44131. Kecamatan Tatanga dengan enam kelurahan, memiliki 131 TPS, pemilih pria 14417, wanita 14763, total 29180. Kecamatan Palu Barat jumlah kelurahab sebanyak 6, TPS sejumlah 179, pria 14737, perempuan 15018 dengan total kesuluruhan 29755. Kecamatan Ulu Jadi terdiri dari 6 kelurahan, TPS berjumlah 96, pria 9853, wanita 9884 total pemilih DCS sebanyak 1973 jiwa.

Ketua komisi pemilihan umum Palu, Agusalim Wahid dalam sambutanya mengungkapkan bahwa dari data pemilih potensial yang belum memiliki KTP elektronik sebanyak 7490 jiwa, empat ribu tiga ratus tiga puluh dua telah melakukan perekaman kartu tanda penduduk di Ducapil. Sementara sebahagianya masih dalam proses berjalan.

" Tanggal 12 Agustus mendatang, KPU akan melakukan perbaikan atas DPS akhir, sebelum ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap. Kami sangat berharap kepada masyarakat maupun partai politik untuk memberikan masukan kepada kami, terkait DPS. 

Saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pemilih potensial non KTP elektronik. Olehnya mereka akan selalu berkoordinasi dengan Dukcapil untuk menyikapi hal itu. Sehingga semua warga kota Palu, secara konstitusional bisa terakomodir kesuluruhanya hingga ditetapkan sebagai DPT di pemilu 2019 mendatang, " tutup Agus.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN