Kontraktor Akan Gugat BPK


Reporter/Donggala: Zubair 

TAK PUAS dengan kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, salah seorang rekanan (kontraktor) H Amrin berencana akan menggugat badan auditor itu. H Amrin adalah penyedia jasa proyek anjungan Gonenggate TA 2017 lalu, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.

Didampingi pengacaranya Dr. Ridwan SH, MH, dia menjelaskan bahwa ada apriori oknum BPK yang melakukan pemeriksaan proyek yang dikerjakannya. Sehingga menimbulkan persepsi dimana harga satuan yang telah ditetapkan dinas terkait melalui perencanaan dalam RAB, dinyatakan ada kelebihan dan perbedaan atau koefisien. Ridwan mengaku diundang sebagai pendamping kontraktor oleh Tim Pansus I LHP, terkait laporan  hasil pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2017.

Dikatakannya, pada prinsipnya pihaknya menghargai dan mentaati proses pemeriksaan BPK. Pihaknya akan berupaya dan melakukan perlawanan hukum karena dugaan subjektifitas pemeriksaan yang dilakukan oknum BPK RI perwakilan Sulteng. ‘’Kami tentengarai ada standar ganda pada nilai temuan yang digunakan oknum BPK RI dalam melakukan pemeriksaan," tandas Ridwan lagi.

BPK, kata dia bertugas dalam melakukan pemeriksaan kinerja keuangan. Namun setelah di daerah mereka melakukan kewenangan secara keseluruhan.  ‘’Ini harus dievaluasi, kerja-kerja BPK di daerah," ujar dosen Untad itu. H. Amrin kata dia tidak bersalah dalam hal ini, sebab dia hanya selaku kontraktor yang mengikuti semua proses tender di dinas Pariwisata Donggala dimana melekatnya anggaran tersebut.

‘’Bagaimana mungkin harga satuan yang telah ditetapkan tim teknis, sesuai prosedur yang diamanatkan undang undang tiba-tiba ada kelebihan sehingga terjadi perbedaan atau koefisien menurut versi BPK, itu mustahil terjadi," tutur Ridwan.

Terkait temuan tahun 2016 lalu, kata dia meminta kebijakan agar dihitung kembali. Sebab ada beberapa item tidak masuk dalam perhitungan, jika berkenan dinas terkait untuk ditinjau kembali di lapangan bersama dinas pariwisata.

Pansus lanjutan yang digelar di ruang sidang utama pada Jumat pekan lalu, menghadirkan sejumlah pihak termasuk kontraktor, pengusaha tambang galian C dan pimpinan OPD terkait adanya temuan BPK. Terhadap proyek pembangunan pengembangan lokasi wisata di Anjungan Gonenggate seperti sarana dan prasarana infrastruktur jembatan, jalan rabat beton dan pembangunan enam unit rumah adat, dari hasil pemeriksaan pengendalian internal menemukan kelebihan pembayaran terhadap proyek tersebut sebesar  kurang dari Rp2 miliar.** 

Rapat pansus lanjutan pada Jumat (12/7) pekan lalu pengacara H. Amrin Dr. Ridwan SH,MH, menyerahkan dokumen klarifikasi sekaligus materi gugatan ke BPK yang diterima oleh ketua Pansus I LHP BPK Abubakar Aljufrie. ***
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN