Libu Ntotua Topang Kualitas Belajar Siswa

Reporter: Ikhsan Madjido

SEKOLAH Sebagai salah satu sarana pendidikan formal memerlukan banyak dukungan. Komitmen kepala sekolah dan guru, peran aktif dinas pendidikan atau pengawas sekolah, peran aktif orang tua, dan peran aktif masyarakat sekitar sekolah sangat menentukan kemajuan sekolah.

Menyadari pentingnya keterlibatan unsur-unsur terkait dalam proses pendidikan, SDN 24 Palu mengembangkan peningkatan peran serta orang tua melalui pembentukan paguyuban kelas “Libu nTotua Kelas Va”.

Wali kelas Va SDN 24 Palu, Sunarti, S.Pd., MM., menghadapi permasalahan pendidikan saat ini orang tua murid dilibatkan dalam sejumlah jadwal di sekolah. Kegiatan ini salah satu wujud keterbukaan pihak sekolah untuk meningkatkan komunikasi secara bersama. 

"Libu nTotua dibentuk dengan tujuan agar wali murid dapat mengetahui langsung perkembangan anaknya di sekolah. Mulai dari prestasi yang dicapai, sampai dengan perilaku anak, dapat diketahui kalau paguyuban kelas “Libu nTotua” diadakan,” ujar Sunarti kepada Kaili Post, Senin (30/7/2018).

Sejauh ini, lanjutnya, sekolah setempat terus melakukan koordinasi dengan seluruh wali murid yang telah tergabung dalam paguyuban tersebut. ”Setiap kegiatan yang berkaitan dengan keadaan kelas, kami selalu melibatkan wali murid. Tujuannya, agar wali murid tersebut dapat mengawasi perilaku anaknya di sekolah, untuk kemudian dilanjutkan dengan penerapan di lingkungan rumah,” terangnya.

Dikatakannya, organisasi ini terdiri dari ketua, sekretaris serta bendahara. Masing-masing seksi, seperti seksi pendidikan,  sosial dan minat bakat juga meliputi dari organisasi tersebut bekerja sesuai bidangnya.

Kegiatan tersebut pertemuannya dijadwalkan dua minggu sekali yang nantinya orang tua juga akan diimbau melakukan sejumlah kegiatan rutin di rumah dengan anaknya sebagai murid untuk memberikan rasa nyaman. “Karena perhatian orang tua inilah yang dibutuhkan di rumahnya. Seperti melakukan sarapan bersama, berpamitan ke sekolah dan menyalim tangan orang tua adalah bentuk kecil perhatian orang tua ke anaknya,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap organisasi tersebut akan segera berjalan untuk segera melakukan komunikasi antar orang tua, wali juga anak-anak muridnya. Kegiatan apapun akan terdeteksi oleh orang tua jika organisasi tersebut segera berjalan.

Sementara itu, salah satu orang tua murid, Rusli mengaku sangat mengapresiasi kegiatan yang akan dilakukan sekolah. Menurutnya, ini dilakukan jelas untuk mempererat silaturahmi antar orang tua untuk bisa saling kenal terutama kepada anak-anak dan temannya. Lewat ini pula orang tua lebih bisa mengawasi anaknya jika di luar sekolah atas jadwal-jadwal serta kegiatannya di sekolah.

“Jadi orang tua bisa lebih tahu, hari ini apa yang dilakukan mereka, dan jika ada apa-apa juga kami bisa saling komunikasi di grup kecil WA di handphone berisikan kami dan wali kelas, jelas koordinasi terjalin,” katanya.

Rusli pun yang ditunjuk sebagai ketua dalam Libu nTotua kelas ini. Dia berharap orang tua lainnya bisa bersama bekerja sama dalam membangun organisasi untuk sekian kegiatan kedepannya guna membimbing anaknya serta memberikan perhatian lebih.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN