Oknum Polairud Dilapor ke Paminal


Reporter: Idham

SUDAH TIGA Bulan 10 unit kendaraan roda duanya ditahan tanpa ada kejelasan proses penyidikannya, Zulfahri Rajo Endah, asal Kelurahan Selilir Kecamatan Samarinda, Samarinda Kaltim melaporkan oknum Polairud Polda Sulteng ke Paminal. Propam pun akhirnya memproses kasus tersebut.

Diterangkan korban, 10 unit paket kendaraan bermotor tipe roda dua berasal dari Kalimantan Timur yang rencananya dijual ke wilayahan Tolitoli, Sulawesi Tengah ditangkap oknum Polairud. Tidak hanya itu, truk dan sopir pembawa motor pun ditahan awalnya. Karena sudah ia kirimi dana Rp7,3 juta sopir dan truk dilepas.

Menurut Zulfahri, dirinya menjalani bisnis sampingan sebagai penjualan kendaraan bermotor tersebut tak lain bertujuan untuk membantu pembangunan masjid di wilayah Tolitoli (kampung istrinya). Ia mengaku penahanan pengiriman kendaraan miliknya dinilainya janggal. Olehnya, Jum'at (27/07/2018) Zulfahri melaporkan penahanan kendaraan tersebut ke Paminal Polda Sulteng.

berdasarkan penuturannya kendaraan tersebut sudah 3 bulan ditahan di gudang Polairud Wani. Awalnya 10 kendaraan tersebut dikirim dari Samarinda melalui kapal motor (KM) Anugrah menuju Tolitoli dan akan dijemput oleh seorang sopir truk di pelabuhan Wani. Setibanya di pelabuhan pada malam hari, kendaraan tersebut paginya siap dikirim kan ke Tolitoli. Namun, begitu berada di atas truk kendaraan ditahan oleh oknum Polairud yang mengaku dari Mabes Polri dan dinyatakan bahwa kendaraan tersebut bermasalah.

Menurutnya, posisi 10 unit kendaraannya baru diketahui setelah tiga hari paska penahanan setelah pencarian sepanjang wilayah Pantai Barat hingga akhirnya dikabarkan berada di gudang Polairud Wani. Informasi bahwa satu kendaraan tersebut bermasalah soal kelengkapan surat.

Yang dipermasalahkannya, mengapa satu buah surat jalan kendaraan tersebut ditinggalkan namun kendaraannya tetap dikirimkan hingga bermasalah dan tidak mendapatkan tembusan informasi soal penahanan kendaraannya. ‘’Seharusnya yang tidak bermasalah dibebaskan. Ini pertama kalinya pengiriman bermasalah sebelumnya semua pengiriman nya lancar tanpa masalah.’’ Zulfahri. Saat ini kasus ini masih dalam pengembangan pihak Paminal Polda dengan memanggil saksi saksi sopir truk maupun pemilik kendaraan.** 
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN