Perindo Poso Siap Bertarung

Foto: Sonny Kapito


Reporter/Poso: Ishak Hakim

DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Kabupaten Poso mengaku telah siap bertarung dalam perhelatan pemilihan calon anggota legislatif (Pileg) pada 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Ketua DPD Perindo Kabupaten Poso Ir. Sony Kapito saat dihubungi, Minggu (22/7).

Menurutnya, kesiapan Perindo menghadapi Pileg nanti telah dibuktikan dengan dimasukanya berkas 30 orang Bacaleg yang akan bertarung di 4 (empat) daerah pemilihan (Dapil) se Kabupaten Poso ke KPU Poso baru baru ini.

Sony yang juga mantan anggota DPRD Poso itu mengaku optimis para kader dan pengurus Perindo yang didaftarkan sebagai Bacaleg kali ini, mampu memberikan bukti atas kerja-kerja partai selama ini dalam menghadapi pertarungan memperebutkan kursi di DPRD Poso. 

‘’Kami yakin mereka yang didaftarkan merupakan kader terbaik partai dan siap memberi konstribusi positif," ujar Sony yang pernah terjerat kasus hukum tahun 20016 silam dan telah menjalaninya hinga harus mendekam dipenjara selama 5 (lima) bulan melaui putusan Pengadilan Negeri Poso kala itu. Tuntutan ini lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntutnya 1 (satu) tahun penjara.

Sony sendiri yang pernah menjadi "mantan Napi" ini terjerat kasus ilegal loging berupa 8 (delapan) panggal kayu pinus dalam proyek pembukaan jalan Trans Lena - Panjoka.

Bahkan kala itu mobil truk milik Sony yang mengangkut limbah kayu pinus sisa tebangan tersebut, telah disita oleh negara sebagai barang bukti. Hanya gara gara 8 panggal kayu pinus tersebut, akhirnya membawa Sony harus berurusan dengan hukum. ‘’Memang saya pernah terjerat masalah hukum. Namun semuanya sudah saya jalani sesuai proses hukum yang berlaku," jelasnya.

Sesuai PKPU Nomor 20 tahun 2018, mantan napi bisa mencalonkan diri sebagai Bacaleg sepanjang telah selesai menjalani masa hukumannya dan telah memiliki kekuatan hukum tetap melalui putusan pengadilan, dan secara kumulatif bersedia secara terbuka dan jujur mengemukakan ke publik melalui media masa. Sepanjang yang bersangkutan bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak atau korupsi.

Pemberitaan ini sekaligus merupakan pengumuman kepada publik bahwa yang bersangkutan telah secara jujur dan terbuka mengakui pernah terlibat kasus pidana sesuai amanat PKPU nomor 20 tahun 2018. Bacaleg Partai Perindo Dapil II (Pamona bersaudara) nomor urut satu ini menyatakan, kasus yang pernah menimpa dirinya merupakan sebuah pelajaran berharga bagi dirinya dalam karir politiknya selama ini. Karenanya melalui Partai Perindo ia optimis bisa kembali mengemban aspirasi masyarakat dan kembali duduk di kursi legisltaif Poso.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN