Produksi Jagung Sulteng Rp1 T/tahun


 
Reporter/Ampana: Budi Prihartono

PRODUKSI Jagung di Sulawesi Tengah setiap tahun sudah mencapai 350 ribu ton atau Rp1 triliun pertahunnya. Hal itu dikatakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kala panen jagung di Kabupaten Tojo Unauna (Touna)  24/7/2018 lalu. Mentan didampingi Aster Kasad Mayjen TNI Supartodi dan Gubernur beserta rombongan Forkopimda Sulteng.

‘’Alhamdulillah, kami hadir melakukan panen jagung di Ampana, Kabupaten Touna. Produksi jagung di Provinsi Sulteng kabupaten ini adalah salah satu yang paling berkontribusi," ujar Amran. Menurutnya, produksi jagung di Sulawesi Tengah saat ini mencapai 350.000 ton pertahun dengan nilai ekonomi lebih dari 1 triliun.

‘’Dari Kabupaten Tojo Una-Una ini sendiri (produksi jagung) bisa mencapia 20.000 ton. Bayangkan berapa besar nilai ekonomisnya untuk masyarakat," ucapnya. Diketahui, jagung asal daerah ini bakal di eksport ke sejumlah negara, misalnya Filipina. "Satu hal yang turut membangakan, pertanian  Indonesia kian diakui dunia.Kita sekarang jadi pengeksport jagung, pada hal dulu kita masih import,"tambah Amran.

Data terbaru menujukan, Indonesia saat ini telah mampu mengekspor sedikitnya 200.000 ton jagung. Untuk akhir tahun ini, ekspor jagung ditargekan bisa mencapai 500.000 ton.

Sementara Bupati Touna  Mohammad Lahay dalam sambutannya mengapresiasi tingginya perhatian Amran dan jajarannya terhadap pertanian di Kabupaten Touna. "Ini merupakan salah satu kebanggaan bagi masyarakat di Bumi Sivia Patuju.

Dikatakan, berdasarkan proyeksi produksi jagung didaerah ini hingga akhir tahun 2018, dengan hasil PATB diperkirakan mencapai 200.000 ton. "Kami telah banyak memfasilitasi bantuan kepada petani jagung, baik benih unggul, pupuk, dan Alsinta. Diketahui, luasan pertanaman jagung didaerah ini untuk tahun 2017 mencapai 11. 341 hektar. 

Namun dengan adanya program perluasan areal tanaman baru atau PATB pada tahun 2018 ini, diharapkan dapat meningkatkan luasan pertanaman jagung sebesar 20.000 hektar," tambah bupati. Olehnya kami, atas nama masyarakat sangat berharap kepada bapak Mentan dapat memfasilitasi bantuan berupa bangunan pengairan irigasi perpipaan, irigasi perpompaan hidram, dan embung.

Diharapkan juga, bantuan berupa Alsintan pra panen, dan traktor roda empat karena pertanaman jagung sebahagian besar pertanaman jagung tidak melakukan olah tanah, khususnya dibawah tegakan pohon kelapa yang luas potensinya sebesar 28.966 hektar. "Dengan begitu, ekspor jagung semakin meningkst lagi," harap Muhammad Lahay.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN