RKA Bappeda Tidak Siap, Banggar Undur Sidang


Reporter: Firmansyah

KARENA Rencana kerja anggaran (RKA) Pemkot yang ditangani Bappeda kota belum siap, akhirnya rapat pembahasan badan anggaran (Banggar) Dekot ditunda Jumat (27/07/2018) mendatang. Sesuai jadwal, Banggar dan Pemkot membahas anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) TA 2019, Selasa (24/72018).

Rapat dipimpin Ketua Dekot, Ishak Cae tersebut menuai berbagai kritikan, maupun masukan dari anggota Banggar. Anggota komisi C, Danawira Asri dalam tanggapanya mengharapkan jangan hanya Asisten III Pemkot yang mewakili, minimal Sekot yang membawahi TAPD Pemkot. Pejabat pejabat itu diharapkan dapat hadir dalam pembahasan rapat. Sehingga bisa mengawal secara langsung induk dari anggaran pendapatan belanja murni Pemkot.

Dari tahun sebelumnya kepala TAPD, dalam hal ini Sekot yang menghadiri. Hal ini menurut Danawira bertujuan kebijakan dapat diputuskan langsung. ‘’Namun bila hanya Asisten saja, tidak dapat mengambil keputusan bersama. Dengan alasan akan dikoordinasikan dulu dengan pimpinan. Artinya, hal itu akan terkesan ngambang dan tidak ada penyelesaiannya.’’ Protesnya.

Hal senada juga diungkapkan Hamsir. Menurutnya, forum Banggar seharusnya dihadiri Pemkot minimal Sekot. Karena menurutnya harus ada komitmen bersama dalam hal penetapan maupun pengusulan anggaran dari awal proses hingga akhir kesepakatan.

‘’Silahkan mengusulkan penempatan anggaran, kami akan menyetujuinya. Tetapi pengusulan anggaran yang telah disepakati bersama, jangan lagi ada perubahan ke depannya. Sehingga yang membawahi TAPD nantinya dapat menjelaskan bagaimana kebijakan umum anggaran, serta prioritas penganggaranya, karena ini merupakan patokan untuk membahas RKA, " terangnya.

Legislator lainya, Ildijan Djanggola berharap agar OPD di Pemkot hadir dalam setiap pembahasan Banggar. Karena Banggar akan meminta target  pendapatan mereka di tahun 2019 mendatang. Bukan hanya dari sektor belanjanya saja yang didengarkan. ‘’Setidaknya bagian keuangan dihadirkan, karena menyangkut urusan pendapatan daerah. Oleh sebab itu rapat ini diskorsing dulu, hingga RKA rampung,’’ pungkasnya.

Selanjutnya anggota komisi C Armin juga mengamini pernyataan rekan legislatornya. Menurutnya bila rapat diteruskan tanpa adanya RKA, ibaratnya akan mundur lagi kebelakang pembahasanya pendapatan maupun belanja. Sehingga dapat dilihat apakah  pokok pikiran yang diusulkan terakomodir di rencana kerja anggaran nantinya. Olehnya rapat sebaiknya ditunda dulu. Sambil menunggu penyelesain RKA.

Sementara itu, Asisten III Sekot Muhlis mengungkapkan bahwa dirinya telah menghubungi kepala BAPPEDA terkait RKA tahun 2019 akan rampung penyelesainya di hari kamis (26/7). Dia juga menjamin hal tersebut sudah diterima oleh banggar di waktu yang telah disepakati bersama, yaitu tanggal 26.

Dari usulan anggota  banggar agar pembahasan diskorsing hingga Jumat siang. Untuk menunggu penyelesaian RKA oleh instansi terkait Pemkot. Ketua pimpinan sidang menyepakati hal tersebut. Masa kerja dari banggar sendiri, terhitung mulai tanggal 24 hingga 30 Juli. Dengan penetapan hasil akhir di tanggal 31 di bulan yang sama.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN