Wali Kota: Sekolah Negeri Bebas Pungli


sumber: Humas Pemkot

MEREALISASIKAN Pendidikan murah dan berkualitas, Wali Kota Hidayat menegaskan bahwa di sekolah sekolah negeri baik SD dan SMP tidak ada lagi pungutan. ‘’Untuk sekolah negeri yang ada di kota Palu, tidak boleh lagi menjual seragam bagi anak muridnya,’’ akunya. Hal itu diutarakan saat menghadiri acara hala bihalal di Mesjid Al Inayah Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan.

Hidayat juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah memberhentikan jabatan sebagai kepala sekolah, karena ketahuan masih mencoba melakukan pungutan kepada murid. Begitu pula dengan pejabat eselon, jika terbukti melakukan pelanggaran, dirinya tidak akan segan-segan memberikan sanksi.

‘’Tidak boleh ada lagi pungutan di sekolah. Karena hal itu sangat memberatkan orang tua murid, sehingga dapat menyebabkan anak putus sekolah, kejadian tersebut pernah dialami anak saya karena  dimintakan biaya sebesar 10 juta rupiah agar bisa masuk sebagai peserta didik baru di salah satu SMA di Kota Palu. Terpaksa anak itu tidak sekolah selama satu tahun. Sekolah tidak boleh lagi menjual baju, topi, dasi di sekolahnya. Pendidikan harus murah, terjangkau dan berkualitas, Pemkot juga sudah merasionalisasikan kebutuhan sekolah, tidak ada lagi sekolah yang dikategorikan favorit, " tandasnya.

Wali Kota juga menghimbau kepada segenap masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan dan kenyamanan, sehingga Palu sebagai tujuan wisata dapat terwujudkan. ‘’Kita ingin orang yang berkunjung ke Kota Palu dapat merasakan kesan yang baik dan betah hingga berhari-hari di Kota Palu, tentunya mereka akan berbelanja  makanan tradisional asli Kaili, uta dada, dange, kelor, kaledo, pondi dan lain sebagainya, sehingga menjadi pemasukan bagi  pendapatan masyarakat kota Palu sendiri, " harapanya.

Pemkot Palujuga telah memprogramkan pemanfaatan lahan kosong untuk ditanami tanaman Holtikultura, seluas 65 hektar pisang kalfendis, 100 H bawang, 35 H markisa,  dan 14 5H buah naga. Selain itu juga telah membangun 24 kolam pemeliharaan ikan lele di Kelurahan Duyu. Kedepanya akan ditambah 100 kolam lagi. ‘’Alhamdulillah dua bulan ini telah melakukan  panen. Pemkot Palu akan terus melakukan pendampingan manajemen  secara teknis, usaha dan pemesarannya hingga mandiri dan dipercaya oleh Perbankan,’’ akunya.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN