Waspadai Bola Mati


 
Sumber     : tirto.com

KAPTEN Tim Nasional (Timnas) Kroasia Luka Modric menyebut Inggris mempunyai eksekusi bola mati yang hebat. Gelandang Real Madrid itu memperkirakan laga berlangsung ketat dan Kroasia harus fokus pada pertahanan saat terjadi situasi set piece.

"Kami menyaksikan kemenangan mereka atas Swedia dan kami melihat betapa bagusnya mereka dari bola mati. Kami harus lebih fokus pada pertahanan karena kami kebobolan hari ini [lawan Rusia] dari situasi set piece," katanya dikutip Guardian.

Kroasia berhasil menghentikan perlawanan tuan rumah Rusia lewat babak adu penalti sebelum memastikan satu tiket ke semifinal. Tim asuhan Zlatko Dalic sempat tertinggal lewat gol pemain Rusia Denis Cheryshev yang kemudian dibalas Andrej Kramrjc sebelum turun minum. 

Kemenangan di depan mata Kroasia harus buyar ketika bek kanan Rusia Mario Fernandes menyamakan kedudukan pada menit ke-115. Kroasia dipaksa kembali memainkan babak adu penalti setelah sebelumnya melawan Denmark dengan skenario serupa.

Modric menyebut Kroasia memang kelelahan dan kehilangan konsentrasi saat memimpin, sebab telah bermain dua kali 120 menit dalam enam hari.

"Tapi puji Tuhan, kami telah menunjukkan karakter. Kami harus banyak berlari. Kami harus mempertahankan fokus setelah memimpin pada perpanjangan waktu. Sayangnya, ada kekosongan konsentrasi pada bola mati," tandas mantan pemain Tottenham Hotspurs ini.

Mantan bek timnas Inggris, Gary Neville, membela performa Raheem Sterling ketika Tiga Singa mengalahkan Swedia (7/7). Dalam laga tersebut, Sterling tidak mencetak gol maupun assist, dan sempat gagal memaksimalkan peluang jelang babak pertama berakhir.

Kendati demikian, Gary Neville menyebut Sterling tidak pantas menerima kritikan dalam laga tersebut. Mantan pemain Manchester United itu juga menyebut kritik yang ditujukan kepada Sterling "sangat menjijikkan".

"Perlakuan terhadapnya [Sterling] pada babak pertama di media sosial sangatlah menjijikkan, dan itu tidak merepresentasikan performa yang dia tunjukkan [lawan Swedia]," ujar Neville kepada ITV sebagaimana dikutip SkySports.

"Berlari masuk di belakang Granqvist sepanjang waktu, dia tetap masuk [ke dalam pertahanan lawan] dan masuk. Baiklah, kita memang tidak mendapat "ceri pada kue", gol, saat Anda tiba-tiba jadi pahlawan [dengan mencetak gol], tapi itu adalah performa brilian [dari Sterling]," tegas mantan pelatih Valencia tersebut.

Raheem Sterling sendiri belum mencetak satu gol pun di Rusia 2018. Meskipun begitu, Neville menyebut perannya yang berlari memancing pergerakan bek lawan sangatlah penting bagi Inggris. 

Mantan asisten Roy Hodgson di timnas Inggris itu juga memuji performa anak asuh Gareth Southgate. Neville memuji ketenangan yang ditunjukkan skuat Tiga Singa sepanjang pertandingan Piala Dunia 2018.

"Benar-benar luar biasa. Pekerjaan menakjubkan. Saya harus berkata bahwa selama 25 tahun terakhir timnas Inggris, ketika kami menang, biasanya kami turun ke dalam untuk melindungi [pertahanan], dan ketika kalah kami mulai putus asa," ungkap bek yang membela Inggris pada 1995-2007 itu.

"Ini adalah penampilan Inggris paling tenang dan dewasa yang pernah saya saksikan dalam kurun waktu yang lama. Saya tidak pernah melihat tingkat ketenangan seperti ini dari tim kami [Inggris]," tambah Neville.

Timnas Inggris sendiri sukses menembus semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak Italia 1990. Di Rusia 2018, skuat asuhan Gareth Southgate ditantang Kroasia (12/7/2018) untuk memperebutkan satu tiket ke final.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
loading...
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN