Bupati Dukung Imunisasi, MUI & Kemenkes Tunda MR



Sumber: Dinas Kominfo Banggai

BUPATI Herwin Yatim mendukung imunisasi measles rubella (MR). Hal itu disampaikan saat dirinya menghadiri acara pencanangan kampanye imunisasi MR di Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai di SDN Pembina Luwuk, Senin (6/8/2018). Padahal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat dengan Kemenkes RI menunda pemberian vaksin campak MR bagi masyarakat muslim di Indonesia sebelum ada sertifikasi halal dari MUI.

Sejak dikampanyekan tahun 2017, program nasional imunisasi MR untuk mencegah penyakit campak dan rubella mulai dilakukan awal Agustus di seluruh wilayah di luar pulau Jawa. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, di hari keenam sejak pencanangan, tak kurang dari sebelas ribu anak di Kabupaten Banggai telah diberi vaksin MR.

Dalam kesempatan itu, bupati mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam imunisasi massal MR ini. "Terima kasih atas dukungannya dalam menyediakan dan memvalidasi data-data sasaran utama imunisasi massal juga dalam menyebarkan surat edaran dan sosialisasi," ujar Bupati Herwin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai dr. Anang S. Otoluwa mengatakan bahwa imunisasi MR menyasar anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun. Sepanjang Agustus, imunisasi akan menyasar anak-anak di sekolah. Bulan September mendatang, pemberian vaksin MR akan difokuskan untuk balita yang akan dilakukan di unit-unit kesehatan setempat.

Sebanyak sebelas ribu anak atau 10% dari jumlah sasaran, yakni 93.751 anak di Kabupaten Banggai telah diimunisasi MR.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dr. Reny Arniwaty Lamadjido menyampaikan pesan Gubernur Longki Djanggola yang berharap agar di Sulteng bisa tercapai target 95% anak yang mendapat vaksin MR.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN