Diduga Tak Waras, Warga Basuki Rahmat Ingin Jihad



Reporter: Firmansyah 

SEORANG Wanita paruh baya diamankan lantaran saat diinterogasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Sosial Palu mengaku ingin berjihad dan bertemu dengan salah satu tokoh agama, Selasa (14/8/2018). Dalam keteranganya, wanita yang mengaku bernama Jamilah Mantialo (40) berasal dari Manado (kampung Arab) tersebut tinggal bersama pamannya di Jalan Basuki Rahmat Palu Selatan.

Begini kronologisnya. Menurut Kepala Bidang PPUD Satpol PP, serta Kabid penyidik, Gatot kepada media ini berawal saat Polresta Palu menghubungi mereka, terkait adanya gepeng dan gelandangan. Setelah itu, akhirnya mereka membawanya ke kantor. ‘’Berawal dari laporan Polres, bahwa ada orang terlantar datang ke tempat mereka, akhirnya tim kami datang untuk menjemput wanita tersebut. Setelah diinterogasi, dia mengaku datang ke Polres dengan berjalan kaki,’’ aku Kabid PPUD.

Selanjutnya, Kabid PPUD mengungkapkan pihaknya telah menghubungi Dinsos, untuk menangani hal tersebut. Dari hasil pemeriksaan, menurutnya tidak ditemukan identitasnya (KTP). Dalam hal ini, dia menjelaskan bahwa kapasitas Satpol PP hanya sebatas penertiban. Untuk penangan selanjutnya diserahkan kepada instansi terkait, yaitu Dinas Sosial.

Saat penjabat Dinas Sosial dalam melakukan interogasi kepada wanita tersebut, terjadi hal yang cukup membuat orang mendengarkan menahan tawa. Karena saat ditanyakan maksud tujuanya datang ke Palu, dia mengatakan akan berjihad dan ingin menemui Ali Alwi, sambil mengangkat tasbih yang dikalungkan di lehernya,

" Saya ingin berjihad dan ketemu Ali Alwi, " akunya. Namun beberapa saat kemudian ditanyakan hal yang sama, dia ingin mencari suami dan anaknya di Palu.

Tentu saja hal itu membuat penjabat Dinsos, semakin gregetan. Menurut salah seorang penjabat bahwa saat ini belum ada alokasi dana buat gepeng, orang terlantar dan mengidap gangguan jiwa. Masih menunggu Perda. Olehnya, dari hasil keputusan bersama, wanita tersebut akan dipulangkan ke rumah keluarganya.

Setelah lebih dahulu, dilakukan crosschek untuk memastikan bahwa wanita itu benar mempunyai family di Palu sesuai keterangannya. Karena dari beberapa pertanyaan yang tidak berubah jawabanya adalah alamatnya di Palu, yaitu di Jalan Basuki Rahmat.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN