Formasi CPNS Tunggu RUU ASN


 

Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

TERKAIT Pembahasan rancangan UU (RUU) aparatus sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Donggala menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Supratman Andi Agtas yang juga kapasitasnya sebagai Ketua Baleg (badan legislasi) DPR RI Selasa (7/08/2018) lalu.

Menurut Bupati Kasman Lassa, masih banyak tenaga honorer yang belum terakomodir di CPNS untuk menjadi ASN. Para honorer K2 malah sudah ada yang telah mengikuti tes ujian seleksi ASN. Kasman berharap RUU ASN dapat mengakomodir tenaga honorer di Kabupaten Donggala yang kerja di pegunungan, daerah terpencil menjadi ASN d efinitif.

Kasman juga mengakui, karena keterbatasan anggaran daerah, dan juga formasi yang diberikan pemerintahan pusat kepada daerah hingga kini banyak honorer belum terakomodir semuanya.  

‘’Insya Allah hari ini permasalahan pegawai honorer tenaga pengabdi dan PHL bisa terjawab dengan hadirnya Ketua Baleg sebagai aset Sulawesi Tengah yang sudah hadir saat ini,’’ puji Kasman.

Pemkab berharap kehadiran Ketua Baleg DPR RI akan membawa aspirasi pegawai honorer di Kabupaten Donggala. ‘’Saya berharap nasib honorer bisa berubah,’’ ujarnya.

Apa tanggapan Supratman Andi Agtas? Berdasarkan keputusan badan musyawarah (Banmus) DPR RI tentang pembahasan UU perubahan UU ASN kini dibahas di badan legislasi. Status pengangkatan honorer pasti akan menunggu selesainya pembahasan UU ASN. Kalau UU ASN ini tidak selesai maka hampir dipastikan tidak mungkin ada pengangkatan tenaga honorer,’’ ujarnya.

Setiap rapat kerja bersama pemerintah terkait tentang tenaga honorer, Ketua Baleg pasti menyiarkan langsung lewat facebook. Dikatakannya, ini bertujuan agar supaya masyarakat di seluruh Indonesia dapat melihat kesungguhan bagaimana DPR RI memperhatikan nasib honorer terutama di Provinsi Sulawesi Tengah.

Status honorer, kata maman – sapaan akrab Supratman Andi Agtas di seluruh Indonesia kurang lebih sekitar 481.000 orang. Terbanyak dari semua propinsi adalah propinsi Sulteng. Sesuai mekanisme yang disepakati, tahap pertama Insya Allah nanti setelah UU ASN disetujui, kemungkinan yang akan mendapatkan prioritas pertama adalah yang berprofesi sebagai guru.

Selanjutnya, formasi CPNS profesi kesehatan dan berprofesi tenaga admistrasi di pemerintahan, ungkapnya. Maman berjanji akan mengawal perubahan UU ASN. Karena menjadi pijakan pengangkatan tenaga honorer.

‘’Mudah-mudahan pada masa persidangan yang akan datang sudah pemerintah masukan ke dalam daftar inventarisasi permasalahannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,’’ katanya.

Turut hadir Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, asisten, staf ahli, pimpinan OPD pemerintahan, Camat Banawa, Camat Banawa Tengah, Camat Banawa Selatan, lurah dan seluruh tenaga honorer yang berada di lingkup Pemkab.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN