Inspektorat Luncurkan Program Pengawasan Cegah Dini

Reporter: Firmansyah

GUNA Menciptakan pengawasan yang profesional, serta meminilisir potensi kerugian keuangan negara yang disebabkan kekeliruan maupun penyimpangan pengelolaan keuangan, Inspektorat Palu menggelar sosialisasi pengawasan cegah dini di OPD, pemerintah kecamatan lingkup Pemkot Rabu (1/8/2018).

Kepala Inspektorat Didi Bakran menguraikan bahwa tujuan dari program tersebut agar terwujudnya pengelelolaan keuangan di OPD, kecamatan maupun kelurahan lebih efektif dan akuntable. Polemik yang kerap terjadi sehingga terjadinya kerugian, kata Didi, maupun adanya potensi penyalahunaan keuangan negara oleh instansi pemerintah, menurutnya karena lemahnya sistim pengawasan serta penggunaan anggaran yang tidak sesuai dengan ketentuan berlaku.

Program jangka pendeknya akan diterapkan di 11 OPD dan tiga kecamatan Pemkot. Untuk jangka panjangnya, menurut Didi, di akhir tahun 2019 akan terlaksan di seluruh instansi. Dengan sistim IT yang dikoneksikan di OPD tersebut melalui aplikasi. ‘’Hal tersebut selain untuk mengefisienkan waktu, tenaga dan biaya, selain itu sudah ada program dari Pemkot untuk pengadaan jaringan internet di setiap OPD dan kecamatan. Jadi tidak perlu lagi membawa semua berkas yang akan diperiksa. Tinggal melaporkan semuanya melalui jaringan IT,’’ jelasnya.

Jadwal dari program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Pemasangan serta koneksi perangkat IT di 11 OPD dan tiga kecamatan akan dilaksanakan tanggal 15 Agustus 2018 mendatang. Pelaksanaan bimbingan pengoperasian alikasi kepada Irban, auditor maupun pengelola keuangan di instansi 23 Agustus. Dan tanggal 27 Agustus 2018 dilakukan uji coba program, launching pengawasan cegah dini pengelolaan keuangan direncanakan 5 September 2018 mendatang.

Untuk pengawasan maupun audit dari pengerjaan untuk  proyek fisik intansi pemerintah, Didi membeberkan tetap turun langsung ke lapangan. Insepktorat tidak akan meminta pengembalian anggaran bila proyek tersebut tidak sesuai yang diinginkan, atau bermasalah. Namun akan dilakukan pembongkaran dan pengerjaan ulang proyek tersebut hingga tuntas.

‘’Olehnya kami berharap kepada media agar membantu program tersebut, demi mendukung terlaksananya sistim pemerintahan yang bersih dan baik, sehingga bisa meminilisir kerugian kas negara. Saya juga berharap bila menemukan penyimpangan terkait proyek maupun adanya penyalahgunaan dana di instansi Pemkot, agar tidak segan-segan melakukan koordinasi dengan kami, pintu selalu terbuka buat wartawan, " tandasnya.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN