Kasman Diminta Tak Dendam Politik


 
Reporter/donggala  : zubair

BUPATI Incumben, Kasman Lassa yang menang dalam perhitungan suara di KPU (belum ditetapkan) Pilkada 27 Juni 2018 lalu diminta tidak menjalankan dendam politik. Terlebih, mudah menerima hasutan, informasi yang belum chek and rechek kebenarannya. Pasalnya, beberapa kebijakan Kasman paska Pilkada mulai meresahkan di kalangan ASN dan pejabat struktural.

Misalnya, terkait penarikan sejumlah kendaraan dinas dan ancaman akan merombak pejabat eselon dua. Ketua FPDI-P Nasional Demokrat DPRD Donggala, Mahmud Tahawi pun meminta agar suasana kontestasi Pilkada Juni 2018 lalu harusnya mulai dijadikan langkah ke depan. Kontestasi itu sudah selesai, kata Mahmud. ‘’Kita mencoba menerima semua hasilnya,’’ tandasnya. Pihaknya salah satu parpol yang memberikan wadah dan kesempatan dalam berkontestasi di Pilkada Donggala beberapa waktu lalu menyatakan telah menerima  hasil pilkada Donggala.

Namun, sangat disayangkan jika hasil Pilkada dijadikan ajang untuk membalaskan dendam dan melakukan pembunuhan karier dan karakter aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemkab Donggala. ‘’Mari kita sama sama membangun kembali tali silaturahmi yang sempat retak hanya karena perbedaan sikap politik dalam memilih dan dipilih," ujarnya.

Penarikan sejumlah aset dari tangan pejabat sangatlah tidak relevan, dan sangat subjektif. Pasalnya kata Mahmud, belum tentu hanya karena laporan dan bisikan dijadikan motif untuk melakukan tindakan intimidasi dan sanksi yang belum jelas pula kebenarannya. ‘’Apa benar hanya karena laporan para pejabat harus menerima konsekwensinya, harusnya dicari dulu letak kebenaran informasi baru dilakukan penindakan," tuturnya. Pemerintah memberi kebijakan bagi setiap pejabat untuk difasilitasi dengan kendaraan dinas untuk membantu kelancaran tugas dan tanggungjawab sebagai abdi negara. ‘’Jika kendaraan mereka ditarik apa ada jaminan mereka bisa bekerja dengan baik?,’’ tanya Mahmud lagi. Apalagi lanjut dia, alasan penyitaan tidak rasional dan berdasar.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN