Kloter 05 JCH Berangkat ke Balikpapan

Sumber: Humas Pemprov

CALON JAMAAH HAJI (CJH) Sulawesi Tengah asal Kabupaten Tojo Unauna dan Kota Palu, yang tergabung kloter 05 embarkasi Balikpapan resmi dilepas menuju tanah suci oleh Gubernur Longki Djanggola (31/7/2018) di Asrama Haji Transit Palu.

Hadir Kakanwil Kemenag Sulteng Dr Rusman Langke, Kepala Biro Administrasi Kesra Setdaprov Sulteng dan mitra kerja yang tergabung dalam panitia penyelenggara Haji Sulteng.

Menurut Kakanwil Kemenag, kloter yang dilepas merupakan kloter pertama yang akan terbang via Balikpapan. Jumlah CJH kloter 05 sebanyak 409 jemaah asal Kota Palu dan 41 JCH dari Touna. CJH kloter 05 didampingi lima petugas haji.

Dari 2.000 CJH, kloter pertama yang masuk dalam kloter 5 embarkasi Balikpapan akan diberangkatkan kemarin (1/08/2018) dibagi tiga trip diberangkatkan pada pukul 06.00 Wita. Mengawali sambutan, Gubernur Longki Djanggola menegaskan, komitmen Pemprov tahun ini dan Insya Allah seterusnya biaya domestik haji telah ditanggung sepenuhnya Pemprov dan pemerintah kab/kota se Sulteng.


Biaya yang ditanggung itu adalah pembiayaaan domestik flight Palu-Balikpapan PP (pulang/pergi). Hal ini dimaksudkan untuk menyempurnakan penyelenggaraan ibadah haji secara terus menerus sehingga penyelenggaraan ibadah haji semakin baik. Selain itu Gubernur berharap agar PPIH daerah Sulteng melakukan langkah-langkah penyempurnaan, berdasarkan pengalaman dan evaluasi dari penyelenggaraan ibadah haji tahun-tahun sebelumnya.

Hal-hal yang baik agar terus dipelihara dan ditingkatkan. Sedangkan kelemahan-kelemahan yang ada kiranya dapat diatasi atau dihindari.

selain itu Gubernur juga menyampaikan pesan kepada CJH.  Jamaah haji adalah duta bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Sulteng, oleh karena itu kiranya tetap menjunjung tinggi martabat bangsa Indonesia, bersikap yang sopan dan tertib, berlapang dada, sabar dan tidak mudah tersinggung, serta senantiasa bertawakkal kepada Allah SWT.

‘’Tunjukkan kepribadian sebagai umat Islam yang menganut prinsip ingin mencapai kejayaan dunia dan kebahagiaan akhirat, peraturan dan ketentuan negara Arab Saudi sepatutnya tetap kita hormati, dan kita menjadi tamu yang baik. Tunaikan kewajiban agama secara keseluruhan, Sebaiknya tetap menjaga kesehatan dengan memperhatikan pola makan yang cukup dan bergizi, minum yang banyak guna menyehatkan serta beristirahat pada waktunya, Semangat beribadah sebaiknya semakin ditingkatkan didasari niat ikhlas karena Allah SWT semata. Dan kiranya memanfaatkan waktu beribadah dengan sebaik-baiknya dengan tetap memperhatikan prioritas ibadah yang harus diutamakan. Pengetahuan dan pemahaman cara-cara beribadah, khususnya manasik haji agar terus ditingkatkan. 

Mari kita hindarkan pikiran, perasaan dan perbuatan yang dapat mengurangi nilai kesempurnaan ibadah haji. Urutan tingkat ibadah kiranya diperhatikan dengan cermat, ada baiknya mengutamakan yang rukun dan wajib, baru kemudian yang sunnah, Berdoalah kepada allah swt di tempat-tempat yang mustajabah untuk keselamatan dan kebahagiaan diri dan keluarga masing-masing, para pemimpin dan bangsa indonesia seluruhnya, terutama dalam mewujudkan sulawesi tengah yang maju, mandiri dan berdaya saing dengan iman dan taqwa kepada Allah SWT.’’ Pesan gubernur panjang lebar.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN