Otda Instrumen Peningkatan Kesra


 

Sumber : Humas Pemprov

PENYELENGGARAAN Otonomi daerah diarahkan untuk membangun tata kelola pemerintahan baik, efektif dan demokratis serta terpercaya. Hal itu menjadi syarat utama peningkatan kesejahteraan rakyat. Tentunya melalui peningkatan kualitas, kreatifitas, inovasi yang mempertimbangkan kekhasan daerah masing-masing. 

Hal itu diungkapkan asisten administrasi umum dan organisasi Mulyono ketika membuka Rakor Pengembangan Kapasitas Daerah Provinsi Dan kabupaten/kota 2018 Kamis (30/8/2018) di hotel Santika Jalan Mohamad Hatta. Acara ini digawangi Biro Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng. 

Lebih lanjut, asisten Mulyono mengungkapkan, penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih juga merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah proses demokrasi serta menjadi syarat mutlak bagi pembangunan yang menyeluruh dan berimbang. Bukan sebaliknya hanya tersentralisasi di pemerintah pusat seperti orde silam. 

“Kesempatan ini saya berpesan untuk menjadi perhatian, pertama, membangun budaya integritas dan etika profesionalisme para penyelenggara pemerintah daerah dalam mengimplementasikan kebijakan otonomi daerah. Kedua, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi, baik di bidang kelembagaan, peningkatan kapasitas aparatur dan akuntabilitas pengelola keuangan daerah, dan peningkatan kapasitas penyelenggara pemerintahan daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing perekonomian daerah”, tuturnya. 

Tema rapat yang diikuti tak kurang dari 70 peserta dari berbagai dinas yang ada di lingkup pemerintah daerah provinsi tersebut, mengangkat tema “Perencanaan dan pengendalian strategis penyelenggaraan pemerintah daerah”. 

Kepala Biro Otonomi Daerah Dra. Novalina, MM. Menjelaskan bahwa rapat koordinasi kali ini akan memakai metode yang berbeda dengan Rakor yang pernah diadakan sebelumnya. Selain diskusi dan merumuskan, akan ada simulasi dan praktek secara interaktif. Ini dimaksudkan agar peserta ikut terlibat aktif dan tidak hanya pasif dalam mengikuti rangkaian acara. 

Karo Novalina juga memaparkan, organisasi pemerintah daerah dianalogikan layaknya makhluk hidup. Yang terus tumbuh dan berkembang melalui siklus yang kehidupan yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Yang evaluasi itu dijadikan pertimbangan, agar kehidupannya dapat sehat sehingga berdaya guna bagi masyarakat. 

“Melalui pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan 4 poin, diantaranya dapat memetakan kapasitas daerah dan penyelenggara pemerintahan daerah berdasar pada tata kelola serta sumber daya terpasang dan terpakai pada masa kini dan masa depan secara terintegrasi. Kedua memetakan pengembangan kapasitas pemerintah daerah terkait budaya integritas dan kepemimpinan sebagai kunci keberhasilan aspek sumber daya manusia.

Ketiga, merumuskan kompetensi masa depan penyelenggara pemerintahan daerah untuk dapat mengembangkan kapasitas pengelolaan resiko. Dan terakhir merumuskan rencana aksi pengembangan kapasitas secara terintegrasi antara pemerintah daerah”, paparnya. **


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN