Palu Baru 22 % Siswa Divaksin MR


.
Reporter: Firmansyah

KEPALA Dinas Kesehatan Palu, dr. Royke Abraham mengaku vaksinisasi campak Meases Rubella (MR) baru berjalan 22 persen bagi siswa sekolah di Palu. Senin (27/8/2018), di ruang kerjanya, Royke membeberkan target tersebut sangat jauh dari yang diharapkan. Seharusnya, di tanggal 27 Agustus 2018, sesuai target harus mencapai 60 persen. Berarti ada gap sekitar 70 persen.

Sementara itu, di kabupaten lain di Provinsi Sulteng hampir mencapai 90 persen, sesuai evaluasi dan monitoring. Menurut Royke, Palu sendiri di banding kabupaten lain pencapaian vaksinasi MR di setiap sekolah sangat rendah. Hal tersebut juga telah didukung oleh organisasi keagamaan, Kementerian kesehatan, Gubernur, Bupati, Wali Kota hingga Kadis Pendidikan yang telah mengeluarkan instruksinya kepada semua sekolah di Palu, untuk vaksinasi MR.

Dengan kondisi itu, Dinkes Palu berusaha mengejar ketertinggalan tersebut. Dengan terus melakukan sosialisasi. Karena ungkap Royke, batas vaksinasi MR disetiap sekolah hingga akhir Agustus 2018. Di September imunisasi usia 9 sampai 7 tahun.

‘’Palu tercatat sebagai kota yang sukses dan mendapatkan penghargaan dalam pelaksanaan beberapa program imunisasi selama tiga tahun terakhir dari pemerintah pusat sebagai 10 kategori kabupaten, kota terbaik dalam imunisasi, karena sistim vaksinisasi dengan sistim rantai dingin sangat baik. Seperti suhu vaksin tersebut tetap terjaga dalam suhu lima derajat celcius, hingga disuntikan kepada anak. Selain itu petugas di lapangan juga sangat terampil.

Olehnya, Royke sangat berharap kepada warga masyarakat agar bersama-sama menyukseskan program pemerintah. Menurutnya, polemik yang terjadi di tengah masyarakat tidak ada masalah lagi. Semuanya telah jelas dengan adanya fatwa dari MUI.

Menyikapi polemik hukum menurut syariat Islam, terkait penggunaan vaksin MR kepada manusia, melalui Kepala Seksi Imunisasi Dinkes Palu, Siti Rahma yang dihubungi langsung oleh Royke menjelaskan bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 33 Tahun 2018 tersebut sifatnya Mu'bah. Artinya dibolehkan, karena manfaatnya lebih besar ketimbang mudharatnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN