Palu & Morut Bermitra Pakan Unggas


.
Reporter: Firmansyah

PROGRAM Pemkot dalam menjadikan keluraan inovasi, unggul dan mandiri berbasis iptek. Salah satunya adalah pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) disetiap kelurahan telah menunjukan perkembangan yang sangat signifikan. Utamanya dalam sektor pakan unggas. Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan Bupati Morowali Utara, Atripel Tumimomor bersama Wali kota Hidayat disalah satu IKM Kelurahan Duyu, Senin (27/8/2018).

Dari pantauan media ini di tempat produksi pakan ternak (unggas) di kelurahan tersebut. Suasana keakraban dan penuh canda antara kedua pimpinan daerah nampak terlihat jelas dalam setiap obrolanya. Sesekali kedua pimpinan daerah itu juga memberikan nasehat maupun motivasi kepada pengurus IKM Bulukodi yang mereka kunjungi.

Bupati Morowali Utara, Atripel Tumimomor kepada sejumlah wartawan usai kunjunganya mengatakan bahwa kerjasama tersebut dalam bidang transaksi pakan ternak unggas. Menurutnya, pakan yang ada di beberapa IKM yang ada di kota Palu, akan didrop ke Morut. Untuk memenuhi kebutuhan sekitar lima puluh kandang unggas. " Menurut perhitunganya, satu kandang memerlukan stok pakan sebanyak dua ton dalam sebulan, jadi kita bisa kalkulasilah berapa kebutuhanya, " ungkapnya.

Dalam hal ini, tutur Atripel, membangun kemitraan antara daerah lebih baik. Antara keduanya dapat saling menguntungkan. Win Solution akan tetap diutamakan dalam hal membangun sebuah kemitraan. " Untuk kedepanya, masih banyak ide cemerlang dari Wali kota, namun belum semuanya diungkapkan, setelah itu kami akan sikapi, " akunya.

Di tempat yang sama, Wali kota Hidayat membeberkan bahwa dari pengakuan IKM yang ada di Kelurahan Pengawu dan Duyu. Pasaran penjualan hasil produksi pakan unggas mereka sudah merambah ke wilayah Morowali. Olehnya, Bupati Morut hari ini ingin melihat langsung tempat produksi pakan tersebut.

Dari hasil pembicaraan, menurut Hidayat. Saat ini IKM Palu kekurangan bahan baku pembuatan pakan unggas, yaitu tepung ikan. Bupati Morut lanjut Wali kota menginginkan suply dari Palu. Artinya antara keduanya saling menguntungkan. Kita kirim pakan unggas, Morut menyediakan bahan baku.

Selanjutnya Hidayat mengatakan bahwa realisasi Rob Map dari visi kelurahan inovasi, unggul dan mandiri ditahun 2021 mendatang. Namun dalam perkembanganya, hal itu telah menunjukan perkembangan yang begitu pesat. Ditandai dengan terjalinya kemitraan antara Palu dan Kabupaten Morut, dibidang transaksi pakan unggas. " Realisasi dari program tersebut ditahun 2021 dalam melakukan pengembangan pasaran IKM ke kabupaten. Namun ditahun ini, ternyata Morut sudah meberikan respon yang positif terhadap hal itu, " paparnya.

Selain itu, tutur Hidayat. Tahun 2017 merupakan program dalam penguatan sumber daya manusia. Dengan memberikan pelatihan dan praktek lapangan, serta diberikan pendampingan tenaga ahli dalam bidangnya. Selanjutnya tahun 2018, dilakukan penguatan IKM, yaitu meningkatkan kualitas produksi dan pemasaranya. Tahun 2019 pengembangan IKM. Hingga tahun 2021 dilanjutkan dalam sektor pemasaran ke daerah lain.

Wali Kota juga berharap agar hal tersebut bisa menjadi awal yang baik bagi perkembangan IKM yang ada di kota Palu. Kunjungan tersebut juga dihadiri pimpinan OPD terkait pemkot, Kabag Humas Pemkot, Nathan Pagasongan, Camat Tatanga Usman. Lurah Duyu, Nurdin.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN