Pemilih Tetap di Palu 222,132 Jiwa


.
Reporter: Firmansyah

RAPAT PLENO Terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait rekapitulasi daftat pemilih hasil perbaikan DPSHP dan penetapan daftar pemilih tetap (DPT) delapan kecamatan se Kota Palu, untuk pemilu April 2019 mendatang, sebanyak 222,132 orang. Acara itu diselenggarakan di Hotel Santika (20/8/2018) kemarin.

Berikut rinciannya. Untuk Kecamatan Palu timur, terhitung lima kelurahan, jumlah TPS 145, pemilih laki-laki sebanyak 12,480, perempuan 13,242, total keseluruhanya 25,722. Kecamatan Mantikulore, delapan kelurahan, jumlah TPS 209, pria 22,165, wanita 23,036, total pemilih 45,201. Kecamatan Palu utara, lima kelurahan, TPS 63 buah, pemilih pria 6,907, wanita 6,939, total 13,846. Kecamatan Tawaili, lima kelurahan, TPS 62, laki-laki sebanyak 7,125, perempuan 7,122, total pemilih 14,247.

Untuk Kecamatan Palu selatan, memiliki lima kelurahan, jumlah TPS 195, pemilih pria 21,064, wanita 21,566, total 42,635. Kecamatan Tatanga, enam kelurahan, TPS 133, laki-laki 14,803, perempuan 15,079, total pemilih 29,883. Kecamatan Palu barat, enam kelurahan, TPS 179 titik, pria 15,351, wanita 15,648, total 30,999. Kecamatan Ulujadi, enam kelurahan, jumlah TPS 96, pemilih laki-laki 9,772, perempuan 9,828, total19,600 pemilih. Dari total kesuluruhan delapan kecamatan yang ada di kota Palu, jumlah kelurahan sebanyak 46, tempat pemungutan suara 1,079, pemilih pria 109,672, wanita 112,460 jiwa.

Sementara itu, jumlah pemilih baru baik pria maupun wanita di delapan kecamatan se-kota Palu sebanyak 6,976. Pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) berjumlah 8,249. Untuk jumlah perbaikan sebanyak 3082 orang.


.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palu, Agusalim Wahid dalam keteranganya kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa, penetapan daftar pemilih tetap tersebut telah melalui proses verivikasi serta sinkronisasi data bersama Bawaslu dan Panwascam.

Namun dalam hal ini, Agus mengungkapkan masih ada tahapan verivikasi data selanjutnya, yaitu penetapan daftar pemilih tambahan (DPTB). Menurutnya, DPTB merupakan pemilih dari luar daerah yang berdomisili di kota Palu, tidak terdaftar dalam form model A, oleh tim pemutakhiran data (pantarlih) beberapa waktu lalu. " DPTB sendiri adalah mereka yang belum terdaftar di tahapan DPS kemarin, seperti pemilih pemula, mereka dari luar daerah berdomisili di kota Palu. Olehnya mereka diakomodir melalui tahapan DPTB, " jelasnya.

Selain itu, Agus juga membeberkan selain pemilih yang tidak terdaftar di DPT maupun DPTB, terkait belum memiliki KTP elektronik, akan ada ruang untuk menyikapi hal tersebut. Dengan melakukan data pemilih khusus (DPK). " Untuk penetapan daftar pemilih khusus, kami masih menunggu regulasinya. Namun kejelasanya tahapan ini hingga 17 April 2019 mendatang, " ungkapnya. Faktor yang mempengaruhi adanya data pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) menurutnya disebabkan oleh ditemukanya data ganda, pemilih telah meninggal dunia dan berpindah alamat.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN