Sabu 23 Gram Dimusnahkan Polres


 

Reporter: Yohanes Clemens

SEJUMLAH barang bukti Narkotika jenis sabu - sabu seberat 23 gram lebih Kamis, (09/08/2018) dimusnahkan Polres Palu. Pemusnahan itu dipimpin langsung Wakapolres Palu, Kompol  Basrum Syahbutuh, S.H Pemusnahan barang bukti dilakukan setelah berhasil diamankan oleh Sat Narkoba Polres Palu Rabu tanggal 25 Juli 2018 lalu.  

Adapun barang bukti yang dimusnahkan yakni ; Narkotika Jenis Sabu seberat  32,3833 gram Netto. Dari Tsk. atas nama Lk. CO umur 23 tahun, Lk. RM umur 23 tahun, dan Lk. BR umur 32 tahun. Pemusnahan babuk tersebut turut hadir perwakilan Dirresnarkoba, wakil Kajari Palu, Ketua Pengadilan 1 Palu yang mewakili, Kepala BNN kota yang mewakili, Kepala Balai POM, penasihat hukum tersangka, keluarga tersangka, dan seluruh personel Polres Palu.

“Pemusnahan barang bukti ini dapat dilakukan atas berkat usaha dan kerja keras Sat Narkoba Polres Palu dan seluruh anggota Polres Palu. Disampingnya ada peran aktif dari masyarakat dalam membantu tugas Kepolisian sehingga membuahkan hasil yang maksimal. Sehingga dapat terbukti hari ini kita gelar lagi press release pemusnahan barang bukti hasil ungkap kasus Narkotika pada tanggal 25 Juli 2018”, kata Wakapolres Palu, kepada media  diruangan rupatama Polres Palu.

Sehingga ia, juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memerangi kasus Narkotika. Narkotika merupakan musuh nyata bagi Negara dan sedang diperangi secara serius karena Narkotika dapat merusak badan sekaligus masa depan generasi penerus bangsa bila di salah gunakan. "Barang bukti yang kita musnahkan hari ini bila diuangkan bisa mencapai empat puluh juta lebih," jelas Kapolres.

Kepolisian Resor Palu mendapat peringkat pertama dalam menanggani kasus Narkotika di Sulawesi Tengah (Sulteng). Hal itu dikatakan oleh AKBP Jonathan mewakili Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng. AKBP Jonathan mengatakan, terbukti dari Januari sampai Agustus saat ini jumlah kasus yang berhasil di tanggani oleh Sat Res Narkoba Polres Palu sudah mencapai 52 kasus.

"Ini sungguh suatu apresiasi yang sangat luar biasa dan merupakan  kebanggaan bagi kita semua," ujar AKBP Jonathan Kamis, (09/08/2018) diruangan Rupatama Polres Palu.

Sedangkan Kasat Res Narkoba Polres Palu, Iptu Stevanus Sanam, mengatakan, pada bulan januari hingga agustus saat ini jumlah kasus sudah 52. Dan untuk jumlah Tersangka  sebanyak 88 org.

"Untuk jumlah babuk shabu sebanyak 1.351,58 garam (bruto). Untuk babuk THD berjumlah 3.741 butir," ujar Stev sapaan akrab Kasat Res Narkoba itu.

Sebelumnya, Sat Res Narkoba menargetkan untuk tahun 2018 akan menangani 35 kasus. Namun dari hasil kerja keras Sat Res Narkoba Polres Palu, berhasil menangani 52 kasus terhitung dari Januari hingga Agustus.

"Tinggal beberapa bulan lagi akan berakhir 2018, jadi kami akan terus berupaya untuk mendalami kasus narkoba ini. Apalagi kita ketahui Indonesia darurat narkob," cetusnya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN