SMKN 1 Palu Maksimalkan Latihan Paski


 

Reporter: Ikhsan Madjido

SEJUMLAH Sekolah di Kota Palu memaksimalkan latihan pasukan pengibar bendera (Paskibra) menjelang peringatan kemerdekaan 17 Agustus 1945. "Latihan Paskibra sudah dilakukan sejak bulan lalu, dari pagi sampai sore hari, dan akan berakhir besok (red-hari ini). Hasilnya diharapkan sudah maksimal," kata anggota Paskibra SMK Negeri 1 Palu, Tsabitul Yazid,  Rabu (15/8/2018).

Menurut dia, latihan yang dilakukan selama ini sekaligus membentuk jiwa dan semangat nasionalisme siswa, sehingga tidak sekedar mendapatkan keterampilan baris-berbaris saja. Latihan yang dilakukan kurang lebih sebulan itu dengan melibatkan sekitar 40 orang siswa dari perwakilan semua kelas, memberikan pendidikan kedisiplinan dan kebersamaan.

"Selain pembina mengajarkan kami keterampilan baris-berbaris, juga memupuk rasa kebersamaan, solidaritas dan yang terpenting adalah menumbuhkan nasionalisme," katanya. Hal itu diakui penting, mengingat pengaruh modernisasi dan globalisasi telah mempengaruhi kehidupan generasi muda, sehingga semangat nasionalisme di kalangan generasi muda sedikit demi sedikit terkikis.

Dengan adanya gemblengan semangat nasionalisme pada latihan Paskibra itu, lanjut dia, peserta Paskibra bersyukur karena mendapatkan pengalaman baru dan juga penyegaran untuk menumbuhkan semangat nasionalisme.

Peserta yang lain berpendapat, kegiatan anggota Paskibra lebih banyak menguras energi dan membuat kulit terbakar. Siswi yang aktif di Paskibra mengakuinya. “Latihan bikin kulitku makin hitam, hehehe,” ujar Nita. Maklum latihan Paskibra selalu diadakan di lapangan terbuka saat matahari tengah bersinar terik.

Namun, siswa yang terlanjur mencintai Paskibra pasti tidak mau meninggalkan latihan itu. Lalu, apa yang mereka cari dari “baris berbaris” ini?

“Saya menjadi petugas upacara yang kebagian tugas membawa bendera Merah Putih,” kata Nita. Menurut dia, mengibarkan bendera membuat ia merasa makin menghargai kemerdekaan bangsa Indonesia. “Sewaktu memegang Merah Putih, saya membayangkan betapa susah pejuang kita saat mau mengibarkannya. Ini membuat saya lebih menghargai jasa para pahlawan,” katanya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN