Tanah Lorong Mandiri, Watumaeta Akan Digugat


Reporter/Poso: Ishaq Hakim

PEMILIK Tanah, A Nyolo-nyolo akan menggugat tanah miliknya seluas 8 hektar berlokasi di lorong mandiri Desa Watumaeta Kecamatan Lore Utara Kabupaten Poso. Tanah seluas 8 hektar di Desa Watumaeta tepatnya di lorong Mandiri itu kini telah dibangunkan rumah dan kebun warga. Hal itulah memicu keluarga A Nyolo-nyolo memperkarakan.

Kepada wartawan, Dedy Nyolo-Nyolo anak tertua pemilik lahan tersebut mengatakan, lahan yang telah didiami sejumlah penduduk Watumaeta itu telah dibeli oleh orang tuannya kepada sejumlah pemilik lahan dari beberapa are hingga jumlah lahan mencapai 8 hektar sejak 10 tahun lalu.

Bahkan dikatakannya, dari hasil pembelian tanah lorong mandiri memiliki bukti kuat yang ditanda tangani Kepala Desa Watumaeta saat itu, dan sejumlah saksi lainnya.  ‘’Kami memiliki bukti kuat, dengan sejumlah saksi yang masih hidup saat ini, dan saat ini kami akan menggugat secara perdata untuk dikembalikannya lahan itu kepada kami, " ucap dedi.

Dikatakannya, persoalan itu telah beberapa kali diajukan ke pihak kantor kecamatan dan pemerintah Desa Watumaeta, namun hingga saat ini justru belum ada titik kejelasan hukumnya. Ia menambahkan, bahwa pihak keluarga dalam waktu dekat akan mengambil langkah proses hukum ke pihak kepolisian. "Saya ke Poso ini, untuk mengambil pengacara untuk melaporkan ke pihak berwajib, hingga jenjang pengadilan. Hal ini agar ada titik terang proses perdata, " jelasnya. 

Terkait masalah itu Camat Lore Utara, Yanson Tokare yang dihubungi mengakui, bahwa  pemilik lahan keluarga A Nyolo-Nyolo telah beberapa kali datang ke kantor untuk mengajukan permohonan tindak lanjut proses tersebut. 

Menurutnya,  tindakan pemilik lahan untuk melaporkan ke Polisi, dirinya juga telah beberapa kali mengambil langkah titik temu dengan Kades Watumaeta Natan Towesu, namun Kades tersebut tidak ada tindakan.  "Sebagai Camat, saya ini sudah beberapa kali memanggil Kades Watumaeta untuk fasilitasi kasus tanah itu, namun tidak ada tindakannya, bahkan saya pernah ke rumah Kades juga, tapi sampai saat ini tidak ada respon, " tutur Yanson.

Dirinya juga mendukung pihak pemilik tanah A Nyolo-Nyolo untuk melakukan proses hukum, agar kasus pemilik lahan itu segera tertangani.  Camat juga mempersilahkan pemilik lahan untuk melaporkan hal itu dengan menyiapkan bukti kepemilikan lahan untuk proses selanjutnya.  "Saya kira bagus tindakan melaporkan kasus itu, siapkan saja bukti dan saksi, apalagi bapak A Nyolo-Nyolo masih hidup, kiranya hal ini secepatnya diurus agar ada titik terangnya, " ujarnya.** 
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN