TNI Harus Turun Selesaikan Perusahaan Tambang Stempelnya Palu Arit

 Kailipost.com,-Morowali-
Soal Lambang Palu Arit Di Perusahaan Tambang Nikel Morowali, Advokat di Sulawesi Tengah Edmond Leonardo Sihaan SH menyayangkan kalau Danrem menyerahkan perkara lambang palu arit ini kepada Polres Morowali.

Saya nilai ini langkah yang keliru dan terkesan lamban penanganannya, padahal ini soal Pertahanan dan Keamanan (Hankam) Nasional, soal ideologi yang tidak dibenarkan berkembang di negara kita ini. Soal ideologi yang mengancam ideologi Pancasila.
Persoalan Hankam, ideologi, separatisme adalah kewenangan TNI sejak TNI dipisah dengan Polri lewat UU No 34 Tahun 2004 tentang TNI. Seharusnya Kodim dan Koramil di Morowali bergerak cepat untuk mengusut kasus ini, agar masyarakat tidak makin panik dan ketakutan sehingga berdampak luas.

Di Pulau Jawa dan berbagai wilayah lainnya ada sweeping kaos yang bergambarkan palu arit, tokoh marxis atau lambang PKI dan underbouwnya. Banyak forum diskusi yang dibubarkan paksa, banyak mahasiswa dan aktivis ditangkap, tapi kenapa kasus di perusahaan tambang di Morowali ini kesannya "dikoordinasi" kesana-kemari?. Perlakuan penindakan hukumnya harus sama dong kan semua sama dihadapan hukum!.

Harusnya berlaku yang sama dong seperti yang diberlakukan kepada forum-forum diskusi, orang yang menggunakan kaos atau lambang-lambang. Kan TAP MPR Nomor 1/2003 masih berlaku untuk semua pihak yang dianggap melanggarnya.

Jangan kepada individu atau forum-forum diskusi diberlakukan penanganan yang sangat cepat, tapi kepada perusahaan tambang justeru kesannya ada pembiaran. Perusahaan-perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Morowali sekalipun dengan investasi besar dari Cina, tetap harus patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Kalau lambang palu arit dilarang ya mereka harus patuhi itu, kalau keras kepala karena merasa telah berinvestasi besar, maka TNI harus tegas.

Saya menyayangkan intelejen TNI, Kesbangpol Pemprov yang menurut saya kecolongan dalam hal ini. Ini soal serius yang harus ditangani secepatnya.

Saya meminta Korem, Polda, Gubernur yang tergabung dalam Muspida harus segera mengambil sikap tegas dalam masalah ini!.

Saya juga meminta kepada Gubernur untuk moratorium dulu semua perijinan dan perpanjangan ijin tambang nikel yang ada saat ini. Semua perusahaan harus dievaluasi dengan adanya kasus lambang palu arit ini.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN