TP4D Bentukan Jaksa Tidak Efektif


Reporter/Donggala: Zubair

TIM Pengawal Pengawasan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) selama ini perlu dievaluasi. Pasalnya, tim bentukan kejaksaan itu bagai harimau ompong di hutan belantara, alias tidak efektif. khususnya di Kabupaten Donggala guna melakukan pengawasan pembangunan. 

Alasan ini sangat obyektif di tengah Pemda Donggala mengalami krisis managerial pengelolaan keuangan daerah yang tidak akuntabel, dan pengendalian internal, selain itu Pemda juga dinilai krisis perencanaan program fisik. Hal itu diungkapkan Asgaf Umar Ketua Fraksi Gerindra DPRD Donggala.

Dia mengasumsikan bahwa pengelolaan keuangan daerah terburuk dari skor LHP opini BPK dan berulang dua tahun berturut turut menjadi ancaman kredibilitas pemerintah daerah. Keprihatinan terhadap gelar yang disandang oleh Kabupaten Donggala terhadap opini BPK dua tahun berturut turut meraih WDP,  patut menjadi perhatian khusus dan diseriusi.

Solusinya ialah Tim Pengawal, Pengawasan pemerintah, dan Pembangunan Daerah, yang melibatkan stakeholder dan aparat hukum sudah disosialisasikan sejak se tahum lalu di seluruh Indonesia. 

‘’Ini saya anggap positif untuk melakukan pengawasan baik internal pun eksternal, namun belum maksimal,’’ ujar Asgaf. Harusnya lanjut Asgaf, ini yang harus digalakkan Pemda dan kejaksaan mengawal pembangunan di daerah. Sehingga dapat meminimalisir tindakan kesalahan, baik administrasi pun fisik proyek pembangunan di Kabupaten Donggala.**
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN