Tunggakan BPJS RSUD Banggai Rp11 M



Reporter/Luwuk: Imam Muslik

MANAJEMEN RUMAH sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Banggai, dituding pihak BPJS belum rapi dalam mengajukan klaim pembayaran setiap bulannya. Sehingga, pihak BPJS memiliki tunggakan pembayaran hampir mencapai Rp11 miliar. Tunggakan itu rinciannya yaitu; Pebruari 2018 tagihan Rp2,9 miliar, Maret 2018 Rp4,4 miliar.

Kedua tagihan ini belum diklarifikasi. Sedangkan untuk Maret pula, dibuat klaim dengan angka Rp3,8 miliar. Tagihan BPJS yang melonjak itu di tengah-tengah RSUD Banggai meningkatkan pelayanan sebaik mungkin, dengan tagline ‘Si Miskin Bisa Tersenyum.’

Direkrut RSUD Banggai, dr. Gunawan Kasim mengaku kelabakan dengan tagihan sebesar itu. pasalnya, masih banyaknya hutang yang belum terselesaikan. Mengingat biaya tunggakan itu untuk membantu biaya operational rumah sakit agar semua inovasi serta perubahan pelayanan rumah sakit tipe C ke tipe B segera terlaksana.

Kepala BPJS Banggai, dr Prabowo (21/8/2018) mengaku bahwa klaim yang masuk di BPJS untuk tagihan bulan pelayanan Pebruari dan diterima tanggal 4 Agutus 2018. Dari tanggal diterimanya surat klaim tersebut, pihak BPJS punya waktu 14 hari kerja untuk melakukan verifikasi dan diperkirakan jatuh tempo pada tanggal 30 Agustus 2018.

Pihak BPJS juga mengakui tentang keterlambatan pembayaran sekitar 16 hari. ‘’Sudah diperkirakan dari dulu pada saat rapat dengan Pemda dan sudah disampaikan bahwa klaim itu tolong dirapikan dan jangan sampai terlalu lama. Misalnya; pelayanan Pebruari diajukan di bulan Agustus. Seharusnya klaim pelayanan Pebruari diajukan minimal satu bulan yaitu di bulan Maret. Ini harusnya ditertibkan, dan prinsipnya BPJS mengakui tentang keterlambatan dan ini juga sudah diketahui secara nasional.’’ Akunya.

Menurut Prabowo pihaknya juga sudah menjelaskan ke DPRD, dan mengarahkan rumah sakit bisa merapikan klaimnya. Karena dari segi manajemen sendiri susah diajukan apabilia klaim diajukan lewat sampai tiga atau empat bulan. Karena harus diverifikasi sesuai dengan jumlah yang diajukan RSUD. ‘’Kalau klaim tidak lengkap kan dikembalikan lagi untuk dilengkapi. Setelah lengkap baru diverikasi. sedangkan untuk yang lolos verifikasi itu yang dibayarkan terlebih dahulu berapapun jumlahnya,’’ terang Prabowo lagi.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN