Waspada Upal Mulai Beredar


reporter: idham

WARGA Masyarakat Kota Palu dibuat resah dengan beredarnya uang palsu (Upal). Uang palsu beredar tersebut dengan nominal pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu. Bahkan, salah satu warga Palu Heru mengaku dia baru mengetahui bahwa uang yang digunakan membayar tersebut palsu setelah mengisi BBM di SPBU Ki Hajar Dewantara.

Diterangkannya, setelah membayar petugas pertamina langsung menyadari bahwa uang tersebut palsu dan langsung memanggil rekannya untuk memastikan uang tersebut Upal. Secara fisik Upal nominal Rp100 ribu nyaris memiliki kemiripan 100 %. Karena memiliki pita pengaman dan juga tanda air berupa gambar WR Supratman. Perbedaan secara fisik baru terlihat jika meraba tekstur uang tersebut halus dibanding uang asli yang lebih kesat dan dimensi Upal lebih panjang 20 mm.  

Sementara di tempat lain, dua lembar Upal nominal Rp50 ribu disadari warga sebagai uang palsu juga memiliki kemiripan yang mendekati aslinya. Ia kaget ketika teller sebuah bank swasta di Palu menyebut bahwa uang yang disetornya ada dua lembar palsu. Padahal, Upal itu diterimanya pula dari sebuah lembaga negara non departemen. ‘’Lembaga itu mengaku uang itu dari sebuah bank pula. Kami heran juga,’’ tuturnya ke Kaili Post.

Hal ini tentu cukup meresahkan bagi masyarakat, apalagi menjelang momen Pileg dan Pilpres. Biasanya dimasa-masa kampanye tersebut dimanfaatkan pengedar Upal untuk melakukan aksinya.  Sebagaimana diketahui pembuat dan pengedar uang palsu akan dijerat dengan Pasal 36 ayat 1,ayat 2, ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Jo Pasal 244 Jo Pasal 245 KUHPidana dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara atau denda Rp10 milliar.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN