23 September Mulai Kampanye


reporter: firmansyah

HASIL RAPAT Koordinasi  penentuan lokasi pemasangan alat peraga  kampanye, serta sosialisasi PKPU Nomor 28 tahun 2018, terkait perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 23 tahun 2018 tentang kampanye umum 2019, Selasa (18//2018) di Sutan Raja Hotel. Menurut komisi pemilihan umum (KPU) Palu, diketahui masa kampanye bagi peserta pemilu 2019 dimulai tanggal 23 September 2018.

Hal itu meliputi pemasangan alat peraga kampanye parpol maupun bacaleg. Komisioneris KPU Palu, Nurbaya menjelaskan untuk ukuran maksimal dari baliho, 4X7 meter, spanduk 1,5X7 meter dan umbul-umbul 1,15X5. Untuk kawasan yang dilarang dalam pemasangan alat peraga kampenye, Komisioneris KPU lainya, Iskandar Lembah membeberkan titik zona larangan tersebut seperti di tempat ibadah, kesehatan atau rumah sakit dan puskesmas, pendidikan seperti sekolah serta kantor pemerintah, sesuai dengan PKPU Nomor 28 tahun 2018. Selain itu juga menurut Iskandar seperti di ruang terbuka hijau, taman, pohon dan tiang listrik.

Zona pemasangan alat peraga kampanye sendiri ungkap ketua KPU Palu, Agusalim Wahid mengungkapkan terbagi dari dapil I, Kecamatan Palu Utara dan Tawaili yaitu di Kelurahan Mamboro, Mamboro barat, Taipa, Kayumalue pajeko, Kayumalue ngapa, Lambara, Pantoloan dan Pantoloan boya. Dapil II Palu timur dan Mantikulore, di Kelurahan Besusu barat, Besusu timur, Lolu selatan, Lolu utara, Layana indah, Tondo, Talise, Valangguni, Laosani, Poboya dan Kawatuna.

Dapil III Palu Selatan dan Tatanga, meliputi Kelurahan Birobuli utara, Birobuli selatan, Petobo, Tatura utara, Tatura Selatan, Nunu,Tawanjuka, Palupi, Pengawu dan Boyaoge. Dapil IV Palu Barat dan Ulujadi adalah di Kelurahan Baru, Lere, Siranindi, Kamonji, Balaroa, Donggala kodi, Kabonena, Silae, Tipo, Buluri dan Watu sampu.

Dalam sambutanya, ketua KPU Palu, Agusalim Wahid mengatakan tujuan dari rapat koordinasi partai politik mengetahui protokeler maupun peraturan terkait materi yang dibahas dihari itu. Agar kedepanya tidak ada lagi partai politik yang keberatan atau mengajukan protes jika alat peraga kampanye mereka ditertibkan.

Selain itu, Agusalim Wahid mengatakan KPU juga berkoordinasi dengan pihak Dinas Tata Ruang kota, DLH, Kesbangpol, Kepolisian serta lembaga terkait lainya. Sehingga dalam hal pemasangan alat peraga kampanye tetap mengindahkan nilai estetika dan estetika, serta tidak mengganggu aktifitas masyarakat Palu. **
Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN