BNN Poso Tangkap Bandar & Pengedar Sabu


BNNK Poso Menggelar Jumpa Pers Penangkapan Bandar dan Pengedar Sabu di Poso (Foto Ishaq Hakim)



Reporter/poso: Ishaq hakim

BNN Kabupaten Poso (14/9/2018) mengaku berhasil mengamankan dua orang tersangka bandar dan pengedar sabu. Dari tangan pelaku, pihak BNN berhasil menyita barang bukti sabu seberat 47,8 gram beserta uang tunai. Kepala BNN Poso AKBP Sahidi dalam konferensi pers mengatakan, penangkapan dua pelaku berawal dari pengembangan penangkapan kasus tindak narkoba sebelumnya (30 Agustus 2018) inisial (J) di wilayah Tentena.

Di wilayah tersebut, petugas BNNK bersama BNN provinsi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku narkoba berinisial (J). Namun kepada pelaku tidak ditemukan barang bukti.  Dari hasil pengembangan kasus ini, BNNK melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap dua bandar beserta pengedar sabu di wilayah Kelurahan Lawanga Tawongan, Kecamatan Poso Kota.

Kedua pelaku tersebut yakni berinisial B (38) sebagai bandar dan H (35) sebagai pengedar, dengan barang bukti 40 paket sabu seberat 47,8 gram, satu timbangan digital, dua pak pelastik, satu tempat rokok merek gudang garam, tiga buku tabungan, handphone, uang senilai Rp.3 ratus ribu lebih dan barang bukti lainya

Untuk diketahui, pelaku (B) merupakan pecatan polisi yang selama ini tinggal di Kelurahan Lawanga dan (H) adalah warga Kelurahan Gebang Rejo. AKBP Sahidi juga mengatakan, paket sabu yang dijual tersangka semuanya diambil dari kota Palu yang dijual dengan harga perpaket senilai Rp.1,5 juta. Keduanya merupakan pelaku jaringan lama di wilayah Poso.

"Kedua pelaku adalah jaringan lama di Poso. Barang yang mereka ambil dari kota Palu dan dijual dengan harga satu paketnya senilai Rp.1,5 juta," ujar AKBP Sahidi yang diampingi Moh. Hilman Maku selaku Humas BNNK Poso dan Moh. Idris Kasi Brantas BNNK Poso. Kini kedua pelaku (B) dan (H) telah ditahan di BNNK Poso sambil menunggu proses selanjutnya, kedua pelaku diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun, dan paling lama 20 tahun. Sahidi menambahkan, jika saat ini Kabupaten Poso merupakan wilayah ke 4 tertinggi kasus narkoba dari Kabupaten Parigi, Morowali dan kota Palu.**

Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN