DIRGAHAYU KE 40 TAHUN PALU, Meretas Kota Destinasi Wisata



reportase/editor: Firmansyah/andono wibisono

DI USIA yang ke 40 tahun ini, Kota Palu banyak mengalami perubahan. Hampir tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Hidayat bersama Wakil Wali Kota Sigit Purnomo Said, berbagai program baik dalam sektor pembangunan, pendidikan, kesehatan maupun perekonomian, mulai mununjukkan hasil signifikan. Hulu dari semua itu, bersumber dari visi misi menjadikan kota jasa, berbudaya dan beradat berlandaskan iman dan taqwa, yang bermuara  Palu sebagai tujuan destinasi wisata.

Sebagai penunjang program tersebut, Wali Kota mengungkapkan dibangun spot tourism di beberapa tempat. Seperti di Bukit Salena dengan Paralayang, Flying Fox terpanjang di Asia dan Down Hill atau sepeda gunung. Di Uwe Ntumbu dengan wahana Out Bond dengan spesifikasi permaina diatas pohon yang berdurasi sekitar dua jam.

Demikian pula dengan Hutan kota Kaombona, juga akan dibangun semua sarana olah raga, apmy theatre dengan kapasitas 1.500 penonton dan pasar seni yang akan diupayakan sumber dananya melalui Kementerian Perumahan Uman dan Pemukiman Rakyat (PUPR). Melalui penyelenggaraan hari Habitat sedunia yang termasuk iven Festival Pesona Palu Nomoni III, dimulai tanggal 28 September hingga 3 Oktober 2018.

Dengan adanya beberapa wahana tersebut, lanjut Hidayat bisa mengundang investor dalam menanamkan modalnya di tempat itu. Dalam membangun cottage maupun rumah makan. Selain itu juga memberikan ruang bagi masyarakat setempat menjajakan berbagai makanan maupun atribut khas budaya lokal kepada pengunjung. Sehingga menghidupkan ekonomi masyarakat kota Palu.

Dari sektor pendidikan, berbagai terobosan juga dilakukan. Penggunaan sistim zonasi, sekolah bebas biaya pendaftaran hingga tingkat SMP, pelajaran tambahan dibidang agama hinnga penggunaan atribut khas daerah masing-masing siswa di sekolah. " Insya Allah, tahun depan SMP bisa melakukan sistim ujian berbasis komputer, " kata Hidayat.

Sektor kesehatan juga mengalami kemajuan. Dimana diterapkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di setiap puskesmas yang ada di kota Palu, mulai dari sore hingga malam hari. " Untuk rumah sakit Anuta Pura, kami telah menginstruksikan pengadaan AC di kelas tiga. Serta pemasangan wall paper di ruanganya. Sehingga pasien merasa nyaman di tempat tersebu, " tutur Wali Kota.

Pembangunan infrasruktur jalan maupun drainase di kota Palu juga mengalami kemajuan. Dengan sistim pembangunan berbasis kawasan. Artinya ucap Wali kota, penerapan prioritas di salah satu wilayah. Kemudian secara bertahap ke zona lainya di kota Palu. Menyesuaikan anggaran yang tersedia.

Sektor ekonomi dengan tema kelurahan inovasi, unggul dan mandiri berbasis iptek bagi kemandirian ekonomi kerakyatan menurut  Wali kota, dengan rob map penguatan SDM di tahun 2017, kemudian IKM ditahun 2018 dengan peningkatan kualitas desain dan pangsa pasar.

Ditahun 2019 nantinya adalah pengembangan sektor Industri Kecil Menengah (IKM). Di tahun ini pula beber Hidayat ada dua  pengembangan tematik dalam bidang produksi pakan ternak unggas yang ada di dua kelurahan. Yaitu Kelurahan Pengawu dan Duyu. Rencananya juga du kelompok tersebut akan dilakukan penambahan mesin produksi. Karena pangsa pasarnya sudah merambah ke Kabupaten Morowali.

Dengan melibatkan perusahaan daerah dalam melakukan expansi pemasaran ke dalam maupun luar daerah. Untuk marketing lokal. Hidayat menuturkan bahwa telah melakukan MOU dengan semua Alfa Midi yang ara di kota Palu. Dalam memasarkan produk lokalnya. Namun harus sesuai dengan standar kelayakan kualitas, desain sesuai standarisasi mereka. Secara garis besarnya, pembangunan ekonomi lanjut hidayat, ditik beratkan dalam sektor ekonomi mikro atau berbasis kerakyatan.

Bertemakan " Toleransi bangsa untuk ibu Pertiwi " Hut kota Palu yang ke 40 tahun, Wali kota berharap agar masyarakat bersama mewujudkan Palu menjadi kota tujuan wisata. Dengan menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan. Sehingga para tamu dari luar merasa nyaman dan betah berlama-lama di kota Palu. Selain itu, memberikan kesan yang baik, agar wisatawan datang kembali ke sini.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN