DONGGALA: Pjs Direktur PDAM Masih Berpolemik


 

Reporter/Donggala: Syamsir Hasan

PENUNJUKAN Hasan Basri sebagai Pjs Direktur PDAM Uwe Lino Donggala hingga saat ini terus menui polemik. Bahkan di tingkat DPRD. Komisi III DPRD Donggala akan mengundang pihak terkait untuk menyelesaikan polemik Plt Direktur PDAM tersebut.

Ketua Komisi III Mohammad Nasir mengaku, hari ini, Senin (3 September 2018) pihaknya akan melayangkan undangan Ke Kabag Hukum, asisten,perekonomian dan pembangunan, serta Sekda untuk menggelar dengar pendapat. “Kami akan jadwalkan RDP dan Insya Allah Senin (hari ini.red) biar masalahnya clear,” kata Nasir belum lama ini.

Kabag Hukum DB Lubis terpisah (29/08/2018) menanggapi santai kritikan yang dialamatkan ke dirinya oleh mantan Dewan Pengawas PDAM Uwe Lino, Erwin Bulukumba. Ia mengaku lebih memilih kritikan atau masukan sifatnya obyektif ketimbang subyektif. Kata Lubis lagi, apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan perundang-undangan termasuk mengeluarkan SK Pjs direktur PDAM di tengah proses seleksi sedang berlangsung. ‘’Kalau dikatakan Hasan Basri sudah melewati batas usia dan tidak boleh menjabat Pjs itu keliru.’’ terangnya. PP 54 tahun 2018 tentang BUMND tidak mengatur batas usia Pjs sesuai pasal 71 ayat (1).

SK Pjs ungkap Lubis untuk menjaga stagnasi di PDAM. Dan Hasan Basri sudah berkantor Senin (27/08/2018) dan proses retrutmen tetap berjalan sambil menunggu hasil seleksi. Dikatakannya, tidak ada aturan yang ditabrak oleh pemda karena berdasarkan PP. Hirarki perundang-undangan UU 12 tahun 2011 tentang pembentukan perundang-undangan,’’ ujarnya.

Artinya dengan sendirinya Perda Nomor 5 tahun 2008 terpatahkan dengan PP 54 Tahun 2018 tentang BUMND. ‘’Jadi coba komiu pikir siapa yang keliru? Ini perintah undang-undang, kira-kira siapa yang harus disekolahkan lagi,’’ tuntas Lubis.** 


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN