Gempa di Palu Masyarakat Diminta Tenang



Reporter: ikhsan madjido

MASYARAKAT Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu diminta untuk tetap tenang, tidak perlu takut. Dan perhatikan kondisi rumah masing-masing, jangan sampai mudah roboh. Perhatikan posisi lemari agar tidak mudah jatuh, kompor jangan ditinggal ketika sedang masak, jaringan listrik diperbaiki agar tidak mudah korslet ketika ada getaran gempa.

Demikian permintaan ahli geofisika dari Universitas Tadulako, Dr Abdullah menyikapi terjadinya gempa yang mengguncang Kota Palu secara beruntun dua kali pada Sabtu kemarin.
“Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak perlu takut. Itu biasa saja, karena memang kondisi wilayah kita rawan gempa. Baguslah dicicil sedikit demi sedikit. Kalau jarang terjadi akan bahaya. Sebab sekali terjadi akan besar sekali,” kata Dr Abdullah, Minggu (23/9/2018).

Olehnya itu tidak perlu dikhawatirkan akan ada gempa dengan skala besar. “Kalau gempanya berulang-ulang dan kekuatannya seperti yang kemarin, maka kemungkinan tidak akan ada gempa besar,” jelas dosen Fisika FMIPA  Untad dan ketua Tim Ekspedisi Palu-Koro ini.
Hari Sabtu, Kota Palu dua kali diguncang gempa. Gempa pertama pada pukul 07.20 WITA dengan kekuatan 5,1 SR. Lokasi pusat gempa berada di Teluk Palu, 9 km arah barat laut Palu pada koordinat 0.83 LS - 119.83 BT kedalaman 10 km.

Sedangkan gempa kedua pada pukul 20.08 dengan kekuatan 4,8 SR, lokasi gempa berada di darat, 4 km Barat Daya Palu. Menurut BMKG jika dilihat dari lokasi episentrum dan kedalaman sumber gempa penyebab gempa ini diperkirakan terjadi akibat aktifitas Sesar Palu Koro.
Guncangan gempabumi diperkirakan dirasakan pada skala II SIG (Skala Intensitas Gempabumi) BMKG atau setara V MMI di Palu, dan daerah disekitarnya yang berdekatan dengan lokasi sumber gempa bumi. Pada skala ini digambarkan getaran dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan; benda-benda ringan yang digantung bergoyang, jendela kaca bergetar.

Berdasarkan informasi masyarakat yang diterima di BMKG, guncangan gempabumi dirasakan lemah-sedang (II SIG BMKG / III-IV MMI) di Palu; lemah-sedang (I SIG BMKG / II-III MMI) di Poso. Terkait dengan peristiwa gempabumi tersebut, masyarakat yang berdekatan dengan lokasi sumber gempabumi dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.**


Share on Google Plus

0 komentar:

Post a Comment

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu

Titik Eceran Koran Harian Kaili Post Di Kota Palu
close
 LAYANAN PEMASANGAN IKLAN